fokus6.net, KABUPATEN BANJAR — Remaja putri di Desa Simpang Empat, Kabupaten Banjar tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Korban berinisial R (18) warga temukan tak bernyawa di dalam kamar mandi rumah warga, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 03.50 Wita.

Kondisi remaja putri itu memprihatinkan dengan mulut tersumpal sikat gosok pakaian, sementara jasadnya berada di lantai kamar mandi.

Peristiwa ini pertama kali terungkap saat saksi bernama Jubainah hendak masuk ke rumah, dan melihat tangan tergeletak dari dalam kamar mandi yang pintunya terbuka sedikit.

Merasa curiga, saksi kemudian memanggil ibunya. Keduanya lantas mendekati lokasi dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Kapolres Banjar, Fadli melalui Plt Kasi Humas Polres Banjar, M Rifani, membenarkan kejadian tersebut.

“Korban saksi temukan di kamar mandi dengan kondisi mulut tersumpal sikat gosok pakaian,” ujarnya.

Berdasarkan informasi awal, sebelum meninggal dunia, remaja putri yang tewas itu sempat bekerja di sebuah warung makan tak jauh dari rumahnya sekitar pukul 22.00 Wita. Namun, setelah warung tutup, korban pergi dan tidak keberadaannya tak ada yang tahu.

“Korban pergi setelah warung tutup. Ke mana dan dengan siapa, masih belum ada informasi lanjutan,” jelas Rifani.

Selain kondisi kematian yang tidak wajar, polisi juga menemukan adanya indikasi hilangnya sejumlah barang milik korban.

“Satu unit sepeda motor Honda Beat dan sebuah telepon genggam tidak ada di lokasi,” tambahnya.

Temuan tersebut semakin menguatkan dugaan adanya tindak kriminal di balik peristiwa ini. Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman.

Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Sementara itu, jasad korban petugas bawa ke RS Ulin Banjarmasin untuk kepentingan autopsi guna memastikan penyebab kematian.

Baca juga  Ini Wajah HY dan AM Pelaku Pengeroyokan Maut di Gang Seroja Banjarmasin

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi, sambil menunggu hasil resmi penyelidikan,” pungkas Rifani.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net