Harga Minyakita Tembus Rp20 Ribu per Liter, Pedagang Gorengan Beralih ke Minyak Curah
fokus6.net, BANJARMASIN — Kenaikan harga minyak goreng subsidi Minyakita mulai dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Banjarmasin. Harga yang kini mencapai Rp20 ribu per liter membuat sebagian pedagang beralih menggunakan minyak curah untuk mengurangi biaya produksi.
Lonjakan harga tersebut menjadi keluhan para pelaku usaha, terutama pedagang makanan yang membutuhkan minyak goreng dalam jumlah besar setiap hari.
Sebelumnya, Minyakita berkisar Rp15.700 per liter. Namun dalam beberapa waktu terakhir, harganya terus naik hingga menyentuh Rp20 ribu per liter di sejumlah pasar.
Kondisi tersebut mendorong sejumlah pedagang gorengan mengganti penggunaan Minyakita dengan minyak curah yang lebih terjangkau meskipun harganya juga mengalami kenaikan.
Hayat, salah seorang pedagang gorengan di Banjarmasin, mengaku terpaksa mengambil langkah tersebut agar usahanya tetap berjalan.
“Kalau tetap memakai Minyakita, biaya produksi semakin besar. Karena itu saya beralih ke minyak curah agar masih bisa menekan pengeluaran,” ujarnya.
Kenaikan harga Minyakita juga berdampak pada meningkatnya permintaan minyak curah di Pasar Harum Manis Banjarmasin.
Pedagang minyak goreng mengaku banyak konsumen yang sebelumnya membeli Minyakita kini beralih ke minyak curah karena selisih harga yang cukup signifikan.
“Dalam sepekan terakhir penjualan minyak curah meningkat karena banyak pembeli beralih dari Minyakita,” kata Haris, penjual Minyakita dan minyak curah.
Para pelaku UMKM berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga minyak goreng agar biaya produksi tidak terus meningkat. Mereka khawatir kenaikan harga yang berlarut-larut akan mengurangi keuntungan dan mengancam keberlangsungan usaha kecil.
Penulis/Reporter: Berland

Tinggalkan Balasan