Harga Pakan Ikan Naik, Pembudidaya di Banjar Keluhkan Biaya Produksi Membengkak
fokus6.net, KABUPATEN BANJAR — Kenaikan harga pakan ikan mulai dikeluhkan para pembudidaya ikan di Kabupaten Banjar. Lonjakan biaya produksi tersebut semakin menekan keuntungan usaha budidaya yang selama ini menjadi sumber penghasilan masyarakat.
Kondisi itu berdampak terhadap para pembudidaya ikan di kawasan Jalan Mahligai Sejahtera, Kecamatan Kertak Hanyar. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah pakan ikan protein 31 yang menjadi kebutuhan utama dalam proses budidaya.
Harga pakan yang sebelumnya berada di kisaran Rp362 ribu per karung kini naik menjadi Rp379 ribu per karung. Kenaikan tersebut membuat biaya operasional budidaya semakin besar, sementara harga jual ikan tidak mengalami peningkatan yang signifikan.
Jamhari, salah seorang pembudidaya ikan di Kertak Hanyar, mengaku kenaikan harga pakan cukup berdampak terhadap usahanya. Menurutnya, biaya produksi terus bertambah sehingga keuntungan semakin menipis.
“Kami berharap pemerintah bisa memberikan bantuan atau solusi agar beban para pembudidaya ikan tidak semakin berat,” ujarnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Bandi Chairullah, menjelaskan kenaikan harga pakan akibat meningkatnya harga bahan baku yang sebagian masih bergantung pada pasar impor.
Ia mengatakan pemerintah daerah saat ini menyiapkan sejumlah langkah untuk membantu para pembudidaya, di antaranya melalui pengembangan program pakan mandiri dan upaya membuka akses bantuan maupun subsidi bagi pelaku usaha budidaya ikan.
“Kami terus mendorong program pakan mandiri serta mengupayakan bantuan yang dapat meringankan biaya produksi para pembudidaya,” kata Bandi.
Para pembudidaya berharap program tersebut segera terealisasi agar usaha budidaya ikan tetap berjalan dengan baik dan produksi ikan di Kabupaten Banjar tidak terganggu akibat tingginya biaya pakan.
Penulis/Reporter: Sairi

Tinggalkan Balasan