fokus6.net, BANJARBARU — Capaian pengelolaan sampah Banjarbaru yang baru menyentuh 10,97 persen atau jauh dari target adipura 2026, menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Angka itu masih jauh di bawah ambang minimal 25 persen sehingga Kementerian Lingkungan Hidup mendorong percepatan pembenahan sistem pengelolaan sampah di kota ini.

Berdasarkan evaluasi Kementerian Lingkungan Hidup, nilai kinerja pengelolaan sampah Banjarbaru berada di angka 48,56 dan masuk kategori pembinaan.

Pemko Banjarbaru langsung bergerak melalui berbagai langkah strategis termasuk studi tiru ke Cilincing, Jakarta Utara, yang berhasil menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Shanty Eka Septiani, menjelaskan pihaknya menyiapkan strategi konkret berbasis wilayah dengan melibatkan camat, lurah, hingga masyarakat tingkat RT.

“Setiap wilayah akan memetakan potensi sampahnya, kemudian kita mulai dari beberapa rumah sebagai percontohan. Targetnya terus bertambah setiap bulan,” jelas Shanty.

Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, berkunjung langsung ke Banjarbaru dan menyalurkan bantuan sarana pengolahan sampah kepada masyarakat. Hanif bahkan menegaskan target besar bagi Banjarbaru untuk meraih Adipura 2026.

“Saya akan memaksa, suka atau tidak suka, Banjarbaru harus membawa Adipura 2026,” tegas Hanif.

Capaian pengelolaan sampah Banjarbaru yang baru menyentuh 10,97 persen menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Angka itu masih jauh di bawah ambang minimal 25 persen sehingga Kementerian Lingkungan Hidup mendorong percepatan pembenahan sistem pengelolaan sampah di kota ini.

Berdasarkan evaluasi Kementerian Lingkungan Hidup, nilai kinerja pengelolaan sampah Banjarbaru berada di angka 48,56 dan masuk kategori pembinaan.

Pemko Banjarbaru langsung bergerak melalui berbagai langkah strategis termasuk studi tiru ke Cilincing, Jakarta Utara, yang berhasil menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Baca juga  Oknum Kepala SPPG Banjarbaru Dilaporkan, Diduga Abaikan Tugas

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Shanty Eka Septiani, menjelaskan pihaknya akan menyiapkan strategi konkret. Diantaranya yaitu berbasis wilayah dengan melibatkan camat, lurah, hingga masyarakat tingkat RT.

“Setiap wilayah akan memetakan potensi sampahnya, kemudian kita mulai dari beberapa rumah sebagai percontohan. Targetnya terus bertambah setiap bulan,” jelas Shanty.

Banjarbaru Harus Kejar Target Adipura 2026

Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, berkunjung langsung ke Banjarbaru dan menyalurkan bantuan sarana pengolahan sampah kepada masyarakat. Hanif bahkan menegaskan target besar bagi Banjarbaru untuk meraih Adipura 2026.

“Saya akan memaksa, suka atau tidak suka, Banjarbaru harus membawa Adipura 2026,” tegas Hanif.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net