fokus6.net, TANAH BUMBU — Laga perdana Putera Kusan FC di Piala Bupati Tanah Bumbu 2026 berlangsung dramatis. Menghadapi Gaputra FC, tim berjuluk Laskar Abdoel Kadir ini menang lewat adu penalti, Rabu (15/04/2026).

Ratusan penonton memadati Lapangan 7 Februari, Pagatan. Sejak peluit awal berbunyi, suasana pertandingan sudah terasa panas dengan dukungan dari kedua kubu.

Putera Kusan FC tampil dengan kekuatan penuh, termasuk menurunkan sejumlah pemain yang pernah membela Timnas Indonesia seperti Frezy Al Hudaifi, Athallah Araihan, dan Rizky Ginting.

Di sisi lain, Gaputra FC juga memberikan perlawanan sengit. Tim ini mengandalkan pemain-pemain lokal terbaik Pagatan yang tampil solid di setiap lini.

Sejak babak pertama, kedua tim saling jual beli serangan. Bahkan, sempat terjadi insiden kecil akibat pelanggaran keras di pinggir lapangan. Namun hingga turun minum, skor tetap imbang tanpa gol.

Kiper Putera Kusan, Ario Bayu Susilo, tampil gemilang dengan menggagalkan peluang penalti dari lawan.

Menang Lewat Adu Penalti

Memasuki babak kedua, Putera Kusan meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan terus Putera Kusan lancarkan ke lini pertahanan Gaputra FC.

Namun, rapatnya pertahanan lawan membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 0-0 dan pertandingan berlanjut ke titik putih.

Pada babak penentuan, laga yang berlanjut ke babak pinalti bikin penonton tegang. Penendang pertama Gaputra FC gagal menuntaskan tugasnya.

Sebaliknya, Rizky Ginting sukses mencetak gol pembuka untuk Putera Kusan. Adu penalti berlangsung ketat hingga Putera Kusan unggul 3-2.

Tendangan terakhir Gaputra FC gagal, memastikan kemenangan dramatis bagi Putera Kusan.

Pemain Putera Kusan Akui Lapangan Jadi Kendala

Pemain Putera Kusan, Athallah Araihan, mengaku timnya sempat kesulitan beradaptasi dengan kondisi lapangan.

Baca juga  Terlibat Cekcok Akibat Dugaan Selingkuh, Pasutri di Tanta Tabalong Didamaikan Polsek

“Pertama kami bersyukur bisa bermain dan menghibur masyarakat. Tapi kondisi lapangan yang tidak rata membuat kami cukup kesulitan untuk beradaptasi,” ujarnya usai pertandingan.

Sementara itu, salah seorang penonton, Mifta, mengaku sangat terhibur dengan jalannya pertandingan.

“Sangat menegangkan. Kita yang nonton ikut deg-degan, tapi juga terhibur dengan permainan Putera Kusan, seru,” katanya.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Putera Kusan untuk melangkah lebih jauh di turnamen yang berlangsung dalam rangka Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu tersebut.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net