fokus6.net, BARITO KUALA – Kabut asap pekat dugaannya memicu dua kecelakaan lalu lintas di Jalan Gubernur Syarkawi, Desa Terantang, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (11/10/2026).

Dalam dua insiden yang terjadi dalam rentang waktu hampir bersamaan itu, dua mobil menabrak bagian belakang dua truk berbeda.

Benturan tersebut mengakibatkan kedua mobil mengalami kerusakan berat.

Tidak ada korban jiwa dalam dua kecelakaan yang melibatkan empat kendaraan tersebut.

Jarak Pandang Pengendara Sangat Terbatas

Kabut asap yang menutupi ruas jalan dugaannya membuat pengemudi kesulitan melihat kendaraan di depan. Bahkan, jarak pandang di lokasi kecelakaan hanya sekitar satu meter.

Umi, salah seorang warga, mengatakan kabut asap di kawasan tersebut mengganggu jarak pandang pengendara.

“Jarak pandang sangat terbatas karena kabut asap pekat menutupi jalan. Pengendara sulit melihat kendaraan di depannya,” ujar Umi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Jalan Gubernur Syarkawi merupakan jalur vital penghubung Barito Kuala dan Kabupaten Banjar.

Ketika kabut asap menebal, pengendara berisiko terlambat mengetahui keberadaan kendaraan di depan.

Kabut Asap Menyelimuti Barito Kuala Setiap Pagi

Kabupaten Barito Kuala menjadi salah satu wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam beberapa hari terakhir.

Kabut asap pekat dilaporkan kerap menyelimuti kawasan tersebut pada pagi hari.

Kondisi ini biasanya terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 08.00 Wita.

Jarak pandang pengendara rata-rata berkisar 10 meter, meski di lokasi kecelakaan jauh lebih terbatas.

Pengendara yang melintasi kawasan terdampak kabut asap perlu mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan menyalakan lampu kendaraan.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Baca juga  Diduga Tenggelam Saat Memancing, Warga Kertak Baru Hilir Hilang Dekat Jembatan Antasari