Karhutla Kembali Meluas di Cindai Alus Kabupaten Banjar, Api Sempat Mendekati Jalan Desa
fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengancam Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Kali ini, kobaran api menjalar hingga mendekati jalan desa meski kawasan tersebut sempat turun hujan.
Kebakaran terjadi di RT 01 RW 01 setelah tiga hari kawasan itu bebas dari kejadian karhutla. Namun, angin kencang membuat api cepat merambat dari semak belukar menuju pepohonan di sekitarnya.
Warga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Akan tetapi, kobaran terus meluas sehingga tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar turun tangan.
Salah seorang warga, Jamal, mengatakan api awalnya berada sekitar 300 meter dari lokasi warga. Namun, angin kencang membuat kobaran menjalar hingga mendekati jalan desa dalam waktu singkat.
“Awalnya api masih cukup jauh, sekitar 300 meter dari lokasi warga. Namun, karena angin bertiup kencang, api cepat sekali menjalar hingga mendekati jalan desa,” ujar Jamal.
Angin Kencang Picu Api Cepat Menjalar
Karhutla kali ini kembali melanda kawasan yang sama. Sebelumnya, pada Minggu, kebakaran juga terjadi di area tersebut dengan perkiraan luas lahan terbakar mencapai 10 hektare.
Petugas BPBD Kabupaten Banjar, Hakim, menyebut angin kencang dan vegetasi kering mempercepat perambatan api. Kondisi semak belukar yang mudah terbakar membuat kobaran cepat meluas.
“Angin kencang membuat api cepat menjalar, dan kondisi semak dan vegetasi di sekitar lokasi yang sudah kering. Meski begitu, proses pemadaman berjalan cukup lancar karena akses menuju lokasi bisa kita jangkau dan tersedia sumber air dari kolam di sekitar lahan,” kata Hakim.
Selain kondisi angin, akses menuju titik kebakaran dan ketersediaan air turut membantu petugas. Karena itu, tim gabungan dapat bergerak lebih cepat untuk mengendalikan kobaran.
Hakim mengatakan petugas berhasil mengendalikan api sekitar 30 menit setelah proses pemadaman dimulai.
Karhutla Cindai Alus Hanguskan Sekitar 1,7 Hektare
Berdasarkan pendataan petugas, kebakaran kali ini berdampak pada sekitar 1,7 hektare lahan. Dari total luasan tersebut, tim gabungan berhasil memadamkan api di area sekitar satu hektare.
Meski petugas berhasil mengendalikan kobaran, ancaman karhutla di Kabupaten Banjar masih perlu mendapat perhatian. Terlebih, angin kencang dan vegetasi kering dapat mempercepat penyebaran api.
Oleh karena itu, warga perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar lahan kering. Sementara itu, kesiapsiagaan petugas juga tetap diperlukan untuk mengantisipasi kebakaran susulan.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Tinggalkan Balasan