fokus6.net, BANJARBARU – Hujan deras yang mengguyur Kota Banjarbaru, Sabtu (31/10/2026), kembali memicu genangan di Jalan A Yani. Air sempat menutup sebagian ruas jalan utama tersebut selama lebih dari satu jam.

Warga setempat, Risna, mengatakan genangan di kawasan itu kerap muncul setiap musim hujan. Namun, air biasanya tidak bertahan terlalu lama.

“Setiap musim hujan, ada seperti ini. Saya menduga karena saluran drainase tak optimal,” ungkapnya.

Menurut Risna, air mulai surut setelah hujan mereda. Selain itu, aliran air dari jalan langsung menuju Sungai Kemuning.

“Surut sekitar setengah jam setelah hujan teduh,” tambahnya.

Drainase Jalan Ahmad Yani Jadi Kewenangan BPJN

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Banjarbaru, M. Deny Pramuji, menjelaskan bahwa pengelolaan drainase di Jalan A Yani berada di bawah kewenangan BPJN Kalimantan Selatan.

Meski demikian, Dinas PUPR Banjarbaru tetap berkoordinasi dengan BPJN. Kedua pihak juga bekerja sama membersihkan saluran serta menangani perbaikan ringan.

“Pembersihan dan rehabilitasi kecil kami lakukan melalui kolaborasi dengan BPJN,” jelas Deny.

Selain koordinasi tersebut, Wali Kota Banjarbaru juga telah mengirim surat kepada BPJN Kalsel. Surat itu berisi permintaan mitigasi banjir di sepanjang Jalan A Yani.

Deny menyebut BPJN telah merencanakan rehabilitasi menyeluruh terhadap drainase di kawasan tersebut. Rencana itu masuk dalam agenda penanganan tahun ini.

“Mereka sudah merencanakan rehabilitasi total tahun ini,” tutupnya.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Baca juga  Andi Rian Hibahkan Masjid Siti Mariam ke Pemkab Tanah Laut, Siap Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu