fokus6.net, BANJARMASIN – Seekor trenggiling muncul di kawasan permukiman Sungai Andai, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, saat sukarelawan pemadam kebakaran (damkar) berpatroli mencari titik api.

Satwa dilindungi itu nyaris tertabrak mobil damkar ketika menyeberangi jalan.

Temuan tersebut terjadi saat relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) menyisir kawasan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Begitu melihat trenggiling melintas di depan kendaraan, mereka langsung menghentikan mobil.

Selanjutnya, para relawan mengejar dan mengamankan satwa tersebut.

Mereka juga meminta bantuan rekan lainnya agar proses penyelamatan berjalan lancar.

Salah seorang relawan, Hasbi, menduga kebakaran lahan di sekitar Sungai Andai mengganggu habitat trenggiling.

Kondisi itu kemungkinan mendorong satwa tersebut keluar dari kawasan tempat tinggalnya.

“Trenggiling itu tiba-tiba menyeberang jalan saat kami sedang patroli. Kendaraan hampir menabraknya, sehingga kami langsung berhenti dan mengejar untuk menyelamatkannya,” ujar Hasbi.

BKSDA Kalsel Siapkan Pelepasliaran

Setelah mengamankan trenggiling, relawan segera menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan.

Mereka menyerahkan penanganan satwa tersebut kepada petugas konservasi.

Perwakilan BKSDA Kalsel, Rudi, mengatakan pihaknya akan melepasliarkan trenggiling setelah menyelesaikan pemeriksaan kondisi fisiknya.

“Setelah dilakukan penanganan dan pemeriksaan terhadap kondisinya, trenggiling ini akan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya,” kata Rudi.

Trenggiling tersebut memiliki berat sekitar 10 kilogram dengan panjang hampir satu meter.

Saat petugas menemukannya, satwa itu masih aktif dan cenderung agresif.

Meski demikian, petugas mendapati sejumlah bagian sisiknya menghitam.

Mereka menduga paparan api dari kebakaran lahan di sekitar habitat menyebabkan kondisi tersebut.

Karhutla Berpotensi Mengusik Habitat Satwa Liar

Kemunculan trenggiling di Sungai Andai menjadi perhatian di tengah patroli karhutla.

Sebab, kebakaran tidak hanya menghanguskan vegetasi, tetapi juga dapat mengganggu tempat hidup satwa liar.

Baca juga  Viral Video Diduga Tenaga Ahli Gubernur Kalsel Gunakan Narkoba, Hasnuryadi Minta Polisi Turun Tangan

Akibatnya, satwa bisa keluar dari habitat dan memasuki kawasan yang ramai aktivitas manusia.

Selain menghadapi risiko tertabrak kendaraan, satwa juga berpotensi mengalami cedera akibat paparan api.

Karena itu, warga yang menemukan satwa liar di sekitar lokasi kebakaran sebaiknya segera melapor kepada BKSDA.

Dengan begitu, petugas dapat memberikan penanganan sesuai kebutuhan dan menjaga keselamatan satwa.

Penulis/Reporter: Fahrulani