fokus6.net, BARITO KUALA — Pelaku penganiayaan Guru Husin Kaderi, pimpinan Pondok Pesantren NU Wali Songo Fii Daril Munir di Kecamatan Rantau Badauh, Barito Kuala, akhirnya polisi tangkap di Desa Pindahan Baru sekitar pukul 23.45 Wita, Kamis (24/4/2026).

Pelaku berinisial AY sempat kabur ke area persawahan dan perkebunan selama beberapa jam setelah menyerang Guru Husin menggunakan parang.

Kapolres Batola, AKBP Anib Bastian, melalui Kapolsek Rantau Badauh, Ipda Suryono, membenarkan penangkapan AY oleh Polsek Rantau Badauh dan Satreskrim Polres Batola.

“Alhamdulillah pelaku sudah berhasil diamankan,” ujar Suryono.

Penangkapan berlangsung alot karena AY bersembunyi di area persawahan sejak pukul 13.30 Wita saat kejadian penganiayaan. Pencarian berlangsung hingga malam dengan bantuan banyak warga yang membawa lampu penerangan.

“Kami berterima kasih banyak kepada rekan-rekan relawan dan masyarakat yang sudah turut membantu melakukan pencarian pelaku,” ujar Suryono.

Petugas langsung menggiring pelaku penganiayaan Guru Husin ke Mako Polres Batola di Marabahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Guru Husin mengalami luka di telapak tangan kanan, punggung, dan sekitar telinga akibat serangan parang pelaku. Kondisinya kini mulai membaik setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Alhamdulillah saya masih berada di IGD dan dalam kondisi sehat walafiat,” ujar Guru Husin melalui video.

Guru Husin juga mengimbau seluruh jemaah majelis agar tidak membuat keributan dan menerima kejadian ini sebagai ujian dari Allah SWT. Ia menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus penganiayaan ini kepada kepolisian.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Baca juga  Bocah 7 Tahun Dianiaya ODGJ di Cempaka Banjarbaru, Jalani Operasi Kepala Darurat