fokus6.net, KABUPATEN BANJAR — Jalan hasil program TMMD di Desa Biih, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, kini rusak parah. Kondisi ini dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kerusakan dugaan kuat akibat aktivitas angkutan batu bara yang melintas. Jalur sepanjang hampir lima kilometer itu kini penuh dengan lubang dan tanah rusak.

Jalan tersebut sempat mulus berkat program TMMD ke-108 pada 2020. Awalnya, jalan ini memudahkan akses warga ke kebun dan memperpendek jarak antar desa.

Namun kondisi berubah setelah aktivitas truk tambang meningkat. Lokasi tambang yang tidak jauh dari jalan dugaan kuat memperparah kerusakan.

Sejak pembangunan, jalan ini belum pernah mendapat peningkatan kualitas. Hal ini membuat kondisi jalan semakin rentan rusak.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Banjar, Jimmy, mengatakan belum ada rencana peningkatan jalan tersebut. Pemerintah masih fokus pada perbaikan di wilayah lain.

“Saat ini belum ada rencana peningkatan karena masih fokus pada perbaikan jalan di wilayah lain,” ujar Jimmy.

Kerusakan juga terjadi pada akses utama Desa Biih. Jalan TMMD di desa tersebut ikut terdampak aktivitas angkutan batu bara.

Warga berharap ada perhatian dari pemerintah daerah. Mereka ingin jalan segera mendapat perbaikan agar aktivitas kembali lancar.

Penulis/Reporter: Sairi

Baca juga  Pria Diduga ODGJ Serang Pasutri di Kebun Tomat HST