Stan Banjarbaru Selatan Diserbu Warga, Tukar Botol Plastik dengan Minyak Goreng
fokus6.net, BANJARBARU — Stan Kecamatan Banjarbaru Selatan menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi dalam Expo Pelayanan Publik expo Banjarbaru, Jumat (17/4/2026).
Warga berdatangan membawa kantong berisi botol plastik bekas untuk ditukar kebutuhan pokok sebagai bagian dari edukasi pengelolaan sampah berbasis sumber.
Camat Banjarbaru Selatan, Muhammad Firmansyah, menegaskan keikutsertaan pihaknya merupakan bagian dari menyukseskan amanat Wali Kota dalam menyelesaikan persoalan sampah sejak dari rumah tangga.
“Kami ingin memastikan pesan Ibu Wali Kota benar-benar sampai ke masyarakat. Penyelesaian sampah tidak bisa hanya di hilir, tetapi harus mulai dari rumah. Edukasi ini yang kami bawa ke expo,” ujar Firmansyah.
Di dalam stan pengunjung melihat berbagai praktik pengelolaan sampah berbasis sumber yang sudah berjalan di masing-masing kelurahan.
Firmansyah menekankan perubahan perilaku menjadi kunci utama mengatasi persoalan sampah.
“Kalau pemilahan maksimal dari rumah, sampah itu bukan lagi beban. Ia bisa bernilai dan bermanfaat,” katanya.
Selain edukasi, kecamatan juga memperkenalkan program KEMAS — Kecamatan Banjarbaru Selatan Mendengar Masyarakat — sebagai ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.
Skema penukaran botol plastik menjadi daya tarik utama stan ini. Lima botol bisa warga tukar dengan minuman, 10 botol dengan dua bungkus mi instan, 15 botol dengan setengah kilogram gula, 25 botol dengan satu liter minyak goreng, dan 50 botol dengan dua liter minyak goreng.
Skema sederhana itu terbukti efektif menarik partisipasi warga. Antrean bahkan masih terlihat hingga menjelang penutupan hari pertama expo Banjarbaru.
Salah satu pengunjung, Afifah Aulia, warga Banjarbaru Utara, mengaku tertarik dengan konsep edukasi yang stan Kecamatan Banjarbaru Selatan tawarkan.
“Meski saya warga Banjarbaru Utara, melihat stan Kecamatan Banjarbaru Selatan membuat saya tertarik. Biasanya botol ini terbuang, sekarang bisa kita tukar minyak. Jadi lebih semangat memilah di rumah,” ujar Afifah.


Tinggalkan Balasan