fokus6.net, BANJARMASIN — Seorang wanita muda berinisial M masih menjalani perawatan medis setelah insiden nekat melompat dari flyover Jalan A Yani Km 4,5, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sahabat M mengungkap kondisi terkini gadis berusia 22 tahun itu, menekankan bahwa aksi nekat tersebut bukan karena masalah asmara, melainkan tekanan dan permasalahan lain yang tengah ia hadapi.

Melalui unggahan akun TikTok @mysaaa, terlihat M mulai pulih. Dalam video, ia tampak berbaring di ranjang rumah sakit. Kedua tangan dan kakinya masih menggunakan gips dan perban, serta selang infus menancap di tangannya. Meski begitu, M tetap tersenyum dan merespons dengan baik para sahabat yang datang menjenguk.

“Semoga cepat sembuh cinta, nanti kita jalan-jalan lagi dan jangan loncat lagi nanti Lia marah,” tulis salah satu sahabatnya dalam unggahan itu.

Menurut keterangan sahabat, kondisi M kini jauh lebih membaik dibandingkan saat pertama kali jatuh. Ia sudah dapat berbincang dan bercerita dengan rekan-rekan yang datang membesuk.

Insiden ini terjadi pada Sabtu malam (21/2/2026). M merupakan warga Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala. Dokter RSUD Ulin Banjarmasin kini menangani luka serius M, termasuk patah kaki dan cedera kepala akibat benturan.

Sebelumnya, kabar yang beredar menyebut patah hati memicu aksi nekat M setelah pacarnya memutuskan hubungan. Namun sahabat dan pihak keluarga menegaskan bahwa tekanan yang ia alami lebih luas dari sekadar masalah percintaan. Seorang relawan yang ikut mengevakuasi M menyampaikan, “Kada meninggal tapi batisnya patah lawan kepalanya bedarah.”

Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harto, mengimbau agar siapa pun tidak menyebarkan foto-foto terkait insiden ini lebih lanjut demi menghormati privasi korban dan keluarganya.

“Untuk keluarga telah mengetahui, berkenaan foto agar dihapus saja,” ujarnya.

Baca juga  KPK Gandeng Sineas Lokal Edukasi Antikorupsi Lewat Film

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net