fokus6.net, BALANGAN – Satuan Reserse Narkoba Polres Balangan kembali berhasil mengungkap peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Awayan. Kali ini, polisi mengamankan sepasang suami istri yang diduga terlibat sebagai pengedar sabu.

Kedua tersangka, WD (28) dan YN (23), ditangkap petugas pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 17.30 Wita di Desa Awayan Hilir RT 01. Penangkapan dilakukan setelah aparat menerima laporan dari warga yang resah dengan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres Balangan, Iptu Eko Budi Mulyono, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi sabu di wilayah Awayan dan Tebing Tinggi. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan dan pemantauan lapangan.

“Dari hasil penyelidikan, kami mengarah pada satu target berinisial WD. Petugas memantau pergerakannya hingga akhirnya ditemukan bersama YN,” kata Eko, Jumat (13/2).

Dalam pemantauan itu, petugas melihat keduanya melakukan aktivitas mencurigakan dengan mengambil sesuatu dari tempat sampah. Saat upaya penangkapan dilakukan, YN sempat mencoba membuang barang bukti berupa gumpalan tisu, namun gagal karena petugas segera mengamankan keduanya.

Penggeledahan di lokasi yang disaksikan Kepala Desa setempat berhasil menemukan dua paket serbuk kristal diduga sabu dengan berat bersih 7,14 gram, dibungkus plastik klip bening.

“Barang bukti itu diakui milik WD. Pengakuan ini sesuai dengan temuan petugas di lapangan,” ujar Eko.

Saat ini, WD dan YN beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Balangan untuk menjalani proses hukum. Penyidik masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap jaringan pemasok dan mengetahui sejauh mana keterlibatan pasangan tersebut dalam peredaran narkotika di wilayah Balangan.

Polres Balangan menegaskan komitmennya untuk menindak tegas peredaran narkotika serta mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi memutus rantai peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net