fokus6.net, BANJARMASIN – Basarnas menghentikan pencarian korban KM Virgo Transport 8 pada Rabu (4/11/2026). Keputusan itu mengakhiri operasi SAR yang berlangsung selama 53 hari.

Selama operasi, tim SAR gabungan menemukan 190 korban dari total 243 penumpang kapal. Sebanyak 108 orang selamat, sedangkan 82 lainnya meninggal dunia.

Namun, tim SAR belum menemukan 53 penumpang lainnya hingga operasi berakhir.

Kepala Kantor Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan keputusan tersebut berdasarkan hasil evaluasi bersama. Selain itu, tim SAR tidak lagi menemukan tanda keberadaan korban selama proses pencarian.

“Penutupan operasi ini telah melalui evaluasi bersama. Hingga hari ke-53, tim SAR tidak lagi menemukan indikasi keberadaan korban dalam upaya pencarian,” ujar Putu.

Basarnas Masih Membuka Peluang Pencarian

Meski menghentikan operasi, Basarnas tetap membuka kemungkinan pencarian kembali. Putu menyebut tim SAR dapat melanjutkan operasi jika muncul informasi atau temuan baru.

Pada dasarnya, Basarnas menjalankan operasi SAR selama tujuh hari. Selanjutnya, tim dapat memperpanjang operasi berdasarkan hasil evaluasi dan perkembangan di lapangan.

Selain itu, petugas dapat kembali mencari korban apabila menemukan tanda keberadaan mereka. Proses salvage atau pengangkatan bangkai kapal juga berpotensi memberikan informasi baru.

“Kami tetap membuka kemungkinan operasi pencarian kembali dilakukan apabila ada temuan baru atau perkembangan yang mengarah pada keberadaan korban,” jelasnya.

53 Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Hilang

KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Kalimantan Selatan pada 13 September 2026 dini hari. Saat itu, kapal tersebut membawa 243 penumpang.

Sejak kejadian, tim SAR gabungan terus menyisir lokasi kecelakaan dan sejumlah area pencarian. Namun, setelah 53 hari, petugas baru menemukan 190 korban.

Dengan demikian, 53 penumpang masih belum ditemukan hingga Basarnas menutup operasi. Sementara itu, penyelidikan kecelakaan kapal masih berjalan di kepolisian.

Baca juga  Dishub Klaim Jaga Jalan Desa Biih, Truk Batu Bara Tetap Melintas

Di sisi lain, proses salvage bangkai kapal juga terus menjadi perhatian. Perkembangan pekerjaan tersebut berpeluang memberikan petunjuk baru terkait keberadaan korban.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net