Karhutla Kabupaten Banjar Masih Berlanjut Meski Hujan Turun, Lahan Terdampak Tembus 6.700 Hektar
fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Guyuran hujan di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan belum membuat petugas menghentikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar.
Bahkan, relawan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih menemukan titik api di beberapa lokasi. Kebakaran menyasar semak belukar hingga area persawahan yang telah selesai panen.
Kondisi tersebut membuat petugas tetap menyisir kawasan rawan. Terlebih, sebagian titik kebakaran berada dekat permukiman warga.
Anggota BPBD Kabupaten Banjar, Muhammad Hakim Abdillah, mengatakan hujan belum cukup untuk menghilangkan risiko kebakaran. Selain itu, petugas masih menghadapi keterbatasan sumber air saat memadamkan api.
“Beberapa titik api masih kami temukan. Ketersediaan air juga menjadi kendala,” ujar Hakim.
Luas Lahan Terdampak Karhutla Capai 6.700 Hektare
Data hingga awal November 2026 mencatat luas lahan terdampak karhutla di Kabupaten Banjar mencapai 6.700,57 hektare.
Sebaran kebakaran juga mencakup wilayah yang cukup luas. Pendataan sebelumnya menunjukkan api menjangkau 197 desa di 19 kecamatan.
Besarnya luasan tersebut membuat petugas harus membagi perhatian antara pemadaman dan pemantauan. Sebab, titik api baru masih berpotensi muncul meski hujan mulai turun.
BPBD dan Relawan Lanjutkan Pemantauan
Karena itu, BPBD bersama relawan tetap menyisir sejumlah kawasan rawan kebakaran. Petugas terutama mengawasi semak belukar, persawahan bekas panen, serta lahan di sekitar permukiman.
Hujan memang membantu mengurangi kondisi kering di sejumlah lokasi. Namun, petugas belum menganggap ancaman karhutla berakhir.
Di sisi lain, masyarakat perlu segera melapor jika menemukan api atau asap dari lahan terbakar. Laporan cepat dapat membantu petugas menjangkau lokasi sebelum api meluas.
Penulis/Reporter: Sairi

Tinggalkan Balasan