Babeh Aldo Tegaskan Kontennya Kritik Gaya Hidup Mewah ASN, Bukan Serang Pribadi
fokus6.net, BANJARBARU – Aktivis sekaligus pegiat media sosial Muhammad Ali Ridho atau Babeh Aldo menegaskan konten yang ia unggah bertujuan mengkritik gaya hidup aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai menampilkan kemewahan di media sosial. Menurutnya, kritik tersebut berkaitan dengan etika ASN, bukan persoalan pribadi.
Babeh Aldo menyampaikan pernyataan itu saat menanggapi statusnya sebagai terlapor dalam dua perkara yang kini bergulir di Polda Kalimantan Selatan.
Ia mengatakan sejak pemeriksaan pertama telah menjelaskan kepada penyidik bahwa ia bekerja sebagai jurnalis. Selain itu, ia juga menegaskan pelapor merupakan ASN sehingga wajib mematuhi aturan yang mengatur perilaku aparatur negara.
“Saat saya dapat panggilan pertama dalam kasus ini, saya sudah menjelaskan sejelas-jelasnya bahwa saya seorang jurnalis. Dan RA adalah seorang ASN,” ujarnya Jumat (17/7/2026).
Menurut Babeh, kritik yang ia sampaikan berangkat dari kepentingan publik. Karena itu, ia menilai masyarakat perlu mengetahui ketika seorang ASN memperlihatkan gaya hidup yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif.
Ia menegaskan kontennya tidak pernah membahas kehidupan pribadi seseorang. Sebaliknya, ia menyoroti perilaku ASN harusnya selaras dengan ketentuan dan etika sebagai aparatur negara.
“Status ASN itu melekat selama 24 jam. Kami tidak pernah membahas urusan pribadi seseorang, tetapi ASN memiliki aturan yang harus mereka patuhi,” katanya.
Selain itu, Babeh menyebut salah satu pelapor ASN bernama Rizky Amalia. Sementara pelapor lainnya menjabat sebagai Direktur Utama PDAM Balangan.
Babeh Aldo Ngaku Bertemu Rizki Amalia
Ia juga mengaku telah bertemu dengan salah satu pelapor, Rizky Amalia, untuk memberikan klarifikasi. Dalam pertemuan tersebut, keduanya saling memaafkan dan proses itu, menurutnya, telah disaksikan serta direkam.
“Saya dan Rizky Amalia sudah bertemu untuk klarifikasi dan saling memaafkan. Ada saksi yang melihat dan ada rekamannya. Semua itu sudah saya serahkan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Lebih lanjut, Babeh mengatakan ia sempat mengingatkan Rizky agar lebih berhati-hati menampilkan gaya hidup di media sosial selama masih berstatus ASN.
Menurutnya, setiap warga negara bebas menikmati hasil usahanya. Namun, ASN tetap harus menjaga etika karena terikat aturan yang berlaku.
Babeh Aldo Minta Penanganan Perkara Berjalan Objektif
Di akhir pernyataannya, Babeh berharap penyidik menangani perkara tersebut secara profesional dan objektif.
“Kami berharap kepolisian bertindak objektif dalam penanganan perkara ini,” tegasnya.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Tinggalkan Balasan