fokus6.net, BANJARMASIN – Memasuki hari keempat operasi SAR KM Virgo Transport 8, PT Virgo Karya Shipping masih bungkam soal kronologi kecelakaan kapal di Laut Jawa.

Perusahaan belum menjelaskan secara rinci apa yang terjadi sebelum kapal mengalami musibah. Selain itu, PT Virgo Karya Shipping juga belum menjawab dugaan alarm peringatan dini tidak berfungsi saat kapal mulai miring.

Kepala Cabang PT Virgo Karya Shipping Banjarmasin, Dwi, mengatakan pihaknya masih fokus pada penanganan korban. Namun, ia memilih tidak memberikan penjelasan lebih jauh mengenai kronologi kejadian.

“Hanya itu yang bisa saya sampaikan saat ini, dan saya tidak bisa memberikan statement lebih,” ujar Dwi.

Perusahaan Mengaku Masih Fokus Penanganan Korban

Di tengah pencarian yang masih berlangsung, pihak perusahaan menyatakan akan menanggung biaya pemulangan enam jenazah yang sudah teridentifikasi.

Selain itu, perusahaan sebelumnya menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa kepada para korban serta keluarga.

Namun, keterangan tersebut belum menjawab pertanyaan mengenai kejadian sebelum KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan.

Sejumlah korban selamat sebelumnya mengaku tidak mendengar alarm atau peringatan ketika kapal mulai miring. Karena itu, dugaan soal alarm peringatan dini menjadi salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada pihak perusahaan.

Akan tetapi, Dwi tidak memberikan penjelasan mengenai dugaan tersebut. Ia juga tidak memaparkan kronologi lengkap perjalanan kapal hingga mengalami musibah.

Sementara itu, tim SAR gabungan masih mencari 129 orang yang hilang.

Berdasarkan data terakhir posko pencarian di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sebanyak 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Dengan demikian, 129 orang lainnya masih dalam pencarian.

Penulis/Reporter: Fahrulani

Baca juga  Calon Hakim MK dari MA, Avrits Punya Harta Rp 2,5 Miliar Tanpa Utang