fokus6.net, BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) beri pelatihan literasi statistik sektoral. Program kolaborasi ini menyasar empat SKPD.

Pelatihan berlangsung mulai 27 Oktober hingga 5 November 2026. Selain meningkatkan pemahaman pengelolaan data, kegiatan ini juga mempersiapkan perangkat daerah menghadapi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS).

Diskominfo dan BPS menggelar pelatihan secara bergiliran. Kegiatan pertama berlangsung di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, kemudian berlanjut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Selanjutnya, peserta dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnaker) mengikuti pelatihan pada 4 November. Adapun agenda terakhir berlangsung pada 5 November di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3).

Empat SKPD Pelajari Pengelolaan Data Statistik

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari pengelolaan data dengan pendekatan Generic Statistical Business Process Model (GSBPM).

Kerangka kerja ini mengatur tahapan penyelenggaraan statistik, mulai dari proses pengumpulan hingga pengolahan data. Dengan pemahaman tersebut, setiap perangkat daerah dapat menjaga ketepatan dan keakuratan informasi yang mereka hasilkan.

Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Banjarbaru, Krisman, menekankan pentingnya kualitas data untuk mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, perangkat daerah perlu memastikan data selalu akurat, mutakhir, dan saling terhubung. Sebab, pemerintah membutuhkan informasi tepercaya saat menyusun kebijakan maupun mengevaluasi program pembangunan.

“Data harus akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Krisman.

Data Berkualitas Dukung Kebijakan Daerah

Melalui pelatihan ini, Diskominfo dan BPS mendorong setiap SKPD memperbaiki tata kelola statistik sektoral. Selain itu, koordinasi ant perangkat daerah juga diperlukan agar pengelolaan data berjalan lebih terintegrasi.

Penulis/Reporter: Rofhal

Baca juga  2.751 Santri Balangan Dapat Bantuan Pendidikan, 54 Belajar di Hadramaut