fokus6.net, BANJARBARU – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengunjungi RSD Idaman Banjarbaru, Kamis (10/9/2026).

Sebelumnya, Gibran meninjau lokasi karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru. Setelah itu, ia melihat langsung kondisi pasien ISPA di RSD Idaman.

Kunjungan tersebut berlangsung saat kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Karena itu, Gibran ingin memastikan warga terdampak mendapat pelayanan kesehatan yang baik.

Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr Danni, mengatakan lima pasien ISPA kini menjalani rawat inap. Dari jumlah tersebut, empat pasien sempat dikunjungi langsung oleh Gibran.

“Di sini untuk total kasus sampai rawat inap ada lima orang, empat orang tadi dikunjungi Pak Wapres,” kata Danni.

Menurut Danni, jumlah kasus ISPA sempat meningkat pada periode tertentu. Peningkatan itu terjadi antara minggu ke-29 hingga minggu ke-34.

Meski begitu, kondisi pasien masih terkendali. Tim medis juga terus memantau perkembangan setiap pasien.

Anak-anak Jadi Perhatian Utama

Danni mengatakan sebagian besar pasien ISPA berasal dari kelompok anak-anak. Pasien banyak berada pada rentang usia satu sampai empat tahun dan lima sampai sembilan tahun.

Karena itu, tim dokter memberi perhatian lebih selama perawatan. Tim juga memastikan kebutuhan cairan, obat-obatan, dan oksigen tetap tersedia.

“Tim dokter kami bekerja dengan maksimal. Pasien tidak ada pemberatan yang signifikan sebenarnya,” kata Danni.

Menurutnya, tim medis masih mampu mengendalikan kondisi pasien. Penanganan mencakup pemberian cairan, obat melalui infus, hingga terapi oksigen.

Sementara itu, Gibran memastikan pemerintah terus memperhatikan warga yang mengalami gangguan pernapasan. Ia juga meminta rumah sakit memberikan pelayanan secara maksimal.

“Kami akan memastikan warga yang terkena ISPA bisa mendapatkan pelayanan yang baik,” kata Gibran.

Baca juga  Ayah Tiri Cabuli Anak Tiri di Banjarmasin Barat, Ancam Korban Pakai Pisau

Selain itu, Gibran meminta perhatian khusus bagi kelompok rentan. Kelompok tersebut mencakup bayi, balita, anak-anak, lansia, serta warga dengan penyakit pernapasan.

Gibran memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat. Pemerintah juga terus berupaya menangani karhutla dan kabut asap di Kalimantan.

“Kita pastikan semuanya segera pulih,” tegas Gibran.

Karhutla Jadi Perhatian Pemerintah

Gibran menegaskan pemerintah akan terus menangani karhutla di Kalimantan Selatan. Selain pemadaman, pemerintah juga harus melindungi warga dari dampak asap.

Karena itu, layanan kesehatan bagi warga terdampak perlu berjalan bersamaan dengan penanganan titik api. Gibran juga ingin aktivitas masyarakat kembali normal.

Terlebih, anak-anak perlu kembali bersekolah tanpa khawatir dengan kondisi udara. Pemerintah daerah juga harus terus memantau situasi di lapangan.

Gibran berharap penanganan karhutla segera membuahkan hasil. Dengan begitu, kabut asap berkurang dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Penulis/Reporter: Fahrulani