fokus6.net, KOTABARU – Komunitas Argapala Sebatung kembali mengibarkan Merah Putih di puncak Gunung Sebatung, Minggu (17/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, Argapala tidak hanya mengajak peserta merayakan kemerdekaan.

Komunitas pecinta alam itu sekaligus mengajak masyarakat menjaga kawasan Gunung Sebatung. Karena itu, peserta membawa pesan kepedulian lingkungan selama perjalanan menuju puncak.

Peserta datang dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar, tenaga kesehatan, ASN, guru, karyawan swasta, jurnalis, hingga masyarakat umum ikut bergabung.

Sebelum mencapai puncak, peserta harus menempuh jalur pendakian Gunung Sebatung. Setelah tiba, mereka mengikuti prosesi pengibaran bendera dengan penuh semangat.

Ketua Argapala Sebatung, Gusti Wahyu, mengatakan kegiatan tersebut rutin mereka gelar setiap tahun. Menurutnya, momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk mengenalkan Gunung Sebatung kepada masyarakat.

“Setiap tahun kami melaksanakan kegiatan ini. Kami ingin semangat kemerdekaan juga diikuti dengan kepedulian terhadap alam,” ujar Gusti Wahyu.

Selain itu, Gusti meminta peserta tidak meninggalkan sampah selama pendakian. Menurutnya, kebiasaan kecil tersebut punya dampak besar bagi kelestarian kawasan gunung.

“Terutama dengan menjaga kebersihan selama berada di gunung,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta, Riska Maulida, mengaku mendapat pengalaman berkesan. Ia juga senang bisa merayakan kemerdekaan langsung dari puncak Gunung Sebatung.

“Ini menjadi pengalaman yang berkesan. Selain memperingati kemerdekaan, kami juga diajak lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap alam,” kata Riska.

Bagi Argapala Sebatung, pengibaran bendera bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan tersebut juga menjadi ajakan agar semangat kemerdekaan berjalan bersama kepedulian terhadap lingkungan.

Karena itu, komunitas berharap semakin banyak masyarakat ikut menjaga Gunung Sebatung. Dengan begitu, kawasan alam tersebut tetap bersih dan lestari untuk generasi berikutnya.

Baca juga  Empat Mahasiswi Asal Banjarmasin Tersesat di Gunung Birah, Ngaku Gegara Ikuti Tanda ini

Penulis/Reporter: Fauji Rahman