Distanhorbun Tanah Laut Salurkan Air ke Sawah Petani yang Mulai Kering
fokus6.net, TANAH LAUT – Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Tanah Laut menyalurkan air ke sawah petani yang mulai kekeringan.
Petugas menggunakan irigasi mobile untuk memasok air ke lahan pertanian di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin.
Penyaluran air lantaran kemarau berlangsung hampir tiga bulan. Akibatnya, pasokan air ke sejumlah sawah mulai berkurang.
Salah satu petani yang mendapat bantuan tersebut ialah Herman. Sawah miliknya memiliki luas sekitar setengah hektare dengan padi varietas Siam Raja.
Saat petugas datang, tanaman padi Herman sudah memasuki fase berbulir. Karena itu, ia membutuhkan pasokan air agar pertumbuhan padi tetap berjalan hingga panen.
“Air sangat kita butuhkan karena padi sudah mulai berbulir. Kalau kekeringan terus, kami khawatir hasil panennya berkurang,” ujar Herman.
Untuk memasok air, petugas mengambil sumber air dari sungai terdekat. Selanjutnya, mereka mengalirkannya ke lahan menggunakan sistem irigasi mobile.
Petugas juga bekerja bersama petani dan penyuluh pertanian selama proses penyaluran. Dengan cara itu, air dapat langsung masuk ke area sawah yang membutuhkan.
Kabid Tanaman Pangan Distanhorbun Tanah Laut, Fahrizal, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi sawah selama musim kemarau.
Menurut Fahrizal, petugas akan menyalurkan air ke wilayah lain apabila menemukan lahan yang mengalami kekeringan. Langkah tersebut bertujuan menjaga tanaman padi tetap mendapat pasokan air.
Selain itu, pihaknya juga mengajak petani melaporkan kondisi sawah ketika mulai kekurangan air. Dengan begitu, petugas dapat segera menentukan langkah penanganan.
Dalam kondisi normal, sawah Herman mampu menghasilkan sekitar empat hingga lima ton gabah. Namun, kekurangan air dapat menekan hasil panen jika berlangsung hingga tanaman memasuki masa panen.
Karena itu, Pemkab Tanah Laut memperkuat penyaluran air selama kemarau. Irigasi mobile menjadi salah satu cara untuk membantu petani mempertahankan tanaman padi dari ancaman kekeringan.
Penulis/Reporter: Basuki Rahmat

Tinggalkan Balasan