Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Penjahit di Banjar, Pesanan Pelanggan Terlambat Selesai
fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir mulai dirasakan pelaku usaha kecil di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Salah satu yang terdampak ialah usaha jasa penjahit yang mengandalkan mesin berbasis listrik untuk menyelesaikan pesanan pelanggan.
Muhammad Wafa, penjahit di Desa Pekauman Dalam, Kecamatan Martapura Timur, mengaku aktivitas usahanya kerap terhenti ketika listrik padam selama berjam-jam. Kondisi tersebut membuat mesin jahit dan peralatan pendukung tidak dapat berfungsi normal.
Akibatnya, sejumlah pesanan pelanggan terpaksa tertunda karena target penyelesaian tidak sesuai jadwal. Dalam kondisi normal, Wafa mampu menyelesaikan beberapa pesanan setiap hari. Namun, produktivitasnya menurun drastis saat terjadi pemadaman listrik.
Menurut Wafa, dampak terbesar bukan hanya berkurangnya hasil produksi, tetapi juga potensi hilangnya kepercayaan pelanggan apabila pesanan terus mengalami keterlambatan.
“Kalau listrik padam, mesin jahit tidak bisa beroperasi sehingga pekerjaan otomatis berhenti. Yang paling saya khawatirkan pelanggan kecewa karena pesanannya terlambat selesai,” ujar Muhammad Wafa.
Wafa berharap pasokan listrik kembali stabil agar pelaku usaha kecil dapat bekerja secara normal. Ia menilai keberlangsungan usaha seperti jasa jahit sangat bergantung pada ketersediaan listrik karena hampir seluruh proses produksi menggunakan peralatan elektronik.
Pemadaman listrik yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir juga telah berdampak pada berbagai sektor usaha kecil lainnya di Kabupaten Banjar yang mengandalkan pasokan listrik untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Penulis/Reporter: Sairi

Tinggalkan Balasan