fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Yayasan Sahabat Jamaah Keliling (YSJK) memperingati Milad ke-3 dengan menggelar Safari Dakwah yang menjangkau sejumlah daerah di Kalimantan Selatan. Berbeda dari kegiatan seremonial, peringatan tahun ini justru diisi dengan rangkaian kajian yang menyasar masyarakat hingga ke wilayah terpencil.

Salah satu lokasi safari dakwah berlangsung di Masjid Al-Jihad, Desa Belangian, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Untuk mencapai desa tersebut, rombongan harus menempuh perjalanan hampir empat jam, termasuk menyeberangi Waduk Riam Kanan menggunakan kapal.

Selama enam hari, mulai 3 hingga 8 Juli 2026, YSJK menggelar sembilan titik kajian di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar. Ustadz Muhammad Kamal Ihsan hadir sebagai pengisi utama dalam rangkaian safari dakwah tersebut.

Di Desa Belangian, Muhammad Kamal Ihsan menyampaikan tausiah bertema “Qana’ah, Jurus Anti Gagal Bahagia di Zaman FOMO”. Ia mengajak jemaah untuk memperkuat rasa syukur, hidup sederhana, dan tidak terjebak dalam budaya membandingkan diri dengan orang lain.

Usai memberikan tausiah, ia mengapresiasi komitmen YSJK yang terus menghadirkan dakwah hingga ke daerah dengan akses yang tidak mudah.

“Saya mengapresiasi YSJK yang terus bergerak membawa dakwah sampai ke pelosok. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Muhammad Kamal Ihsan.

Kepala Desa Belangian, Aunul Khair, menyambut baik pelaksanaan safari dakwah di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat karena menjadi momentum menambah ilmu agama sekaligus mempererat silaturahmi.

Milad ke-3 YSJK Dakwah Sasar Desa

Sementara itu, Ketua YSJK H. Eddy Yusannoor mengatakan milad ketiga yayasan sengaja diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Karena itu, YSJK memilih memperluas jangkauan dakwah hingga desa-desa yang relatif jauh dari pusat kota.

Baca juga  Ratusan Warga Datangi DPRD Banjar, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

“Milad ini kami jadikan momentum untuk semakin mendekatkan dakwah kepada masyarakat. Kami ingin keberadaan YSJK benar-benar terasa, termasuk oleh warga yang tinggal di daerah terpencil,” kata Eddy.

Ia menambahkan, Desa Belangian kembali pihaknya pilih karena masyarakatnya selalu menyambut hangat setiap kegiatan dakwah. Selain itu, suasana alam di kawasan Aranio juga menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian Milad ke-3 YSJK.

Melalui safari dakwah tersebut, YSJK berharap semangat berbagi ilmu agama terus tumbuh, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di berbagai wilayah Kalimantan Selatan.

Penulis/Reporter: Ahmad Fauzie