Pemadaman Listrik Lima Jam, Lebih dari 5.000 Ayam Pedaging di HST Mati Kepanasan
fokus6.net, HULU SUNGAI TENGAH – Lebih dari 5.000 ekor ayam pedaging mati di kandang close house milik Saipul Hadi di Desa Aluan Sumur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Peristiwa itu terjadi setelah pemadaman listrik berlangsung lebih dari lima jam pada Jumat (24/7/2026).
Selain berlangsung cukup lama, pemadaman juga terjadi saat waktu Salat Jumat. Akibatnya, suhu di dalam kandang terus meningkat hingga ribuan ayam tidak mampu bertahan.
Pembakal Aluan Sumur, Nurul Adha, mengatakan kandang tersebut sebenarnya memiliki generator cadangan. Namun, generator mengalami kerusakan sehingga tidak mampu menghidupkan seluruh kipas blower.
“Generator yang ada macet sehingga kipas blower tidak bisa menyala semuanya. Akibatnya ayam kepanasan dan mati,” ujarnya, Senin (27/7/2026).
Menurut Nurul Adha, kandang itu menampung sekitar 8.000 ekor ayam pedaging. Namun, lebih dari 5.000 ekor mati setelah ventilasi tidak berfungsi selama pemadaman berlangsung.
Selain itu, ia menilai lamanya pemadaman listrik menjadi penyebab utama besarnya kerugian peternak. Bahkan, jadwal pemadaman juga berubah dari pemberitahuan sebelumnya sehingga peternak tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan antisipasi.
Akibat kejadian tersebut, Saipul Hadi perkiraan mengalami kerugian sekitar Rp250 juta. Karena itu, pemerintah desa berharap ada perhatian dari pihak terkait terhadap kerugian yang peternak derita.
“Hingga sekarang belum ada tindak lanjut dari pihak PLN. Kami berharap ada perhatian dan tanggung jawab dari pihak terkait karena kerugian yang dialami peternak sangat besar,” kata Nurul Adha.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Tinggalkan Balasan