PT Merge Mining Industri Perkuat Dampak Sosial melalui Kolaborasi dengan Masyarakat
BANJARBARU, fokus6.net – PT Merge Mining Industri (MMI) menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sepanjang periode 2025–2026. Fokus utama perusahaan kini terletak pada kolaborasi aktif dengan masyarakat lokal di sekitar wilayah operasional.
Perusahaan berupaya memastikan setiap inisiatif tidak sekadar menjadi formalitas. Namun juga memberikan dampak nyata yang bisa warga rasakan secara langsung.
Lebih jauh, strategi itu berjalan melalui empat pilar. Pertama, kesehatan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Termasuk dukungan intensif terhadap program pencegahan stunting bagi anak usia dini.
Kedua lingkungan dengan melakukan monitoring kualitas secara berkala. Sekaligus, konsisten melakukan aksi penanaman pohon untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Berikutnya yakni pemberdayaan ekonomi. Langkah itu berjalan dengan memberikan bantuan berupa sarana pendukung usaha guna meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
Terakhir, sosial kemasyarakatan. Yakni, mengakomodasi berbagai kebutuhan sosial masyarakat untuk mempererat hubungan antara perusahaan dan warga sekitar.

Penanggung jawab program CSR dan PPM PT Merge Mining Industri, Suhandi, menjelaskan bahwa filosofi perusahaan dalam menjalankan program sosial berlandaskan pada prinsip tumbuh bersama. Menurutnya, keberhasilan program bukan hanya kuantitas kegiatan, namun keberlanjutan manfaat.
“Setiap program kami upayakan melalui komunikasi, kolaborasi, dan pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat bersama pemerintah serta para pemangku kepentingan,” ujar Suhandi.
Dengan pendekatan kolaboratif ini, PT MMI menargetkan terciptanya harmoni antara operasional industri dengan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar. Langkah ini diharapkan menjadi model pembangunan yang inklusif, di mana perusahaan dan masyarakat dapat maju bersama secara berkesinambungan.
Editor: Mada Al Madani

Tinggalkan Balasan