fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Acara kenal pamit Kapolres Banjar di Aula Polres Banjar mendadak menjadi sorotan, pasalnya seorang wartawan mengaku mengalami dugaan pengusiran saat hendak meliput kegiatan tersebut.

Wartawan bernama Wahyu Firdha mengaku mendapat teguran dari petugas Provos saat hendak masuk aula. Bahkan, ia merasa sempat didorong petugas yang berjaga di pintu.

Peristiwa itu terjadi saat rangkaian pisah sambut AKBP Dr. Fadli kepada Kapolres Banjar baru, AKBP Boni Ariefianto, memasuki sesi hiburan dan bernyanyi, Sabtu (12/9/2026).

Saat itu, Wahyu datang untuk mengambil gambar. Selain itu, ia ingin memperkenalkan diri kepada Kapolres Banjar yang baru.

Namun, niat tersebut justru berujung teguran. Wahyu mengaku petugas memintanya keluar dari area aula.

“Saya cuma ingin mengambil gambar untuk liputan, dan berkenalan dengan Kapolres yang baru. Malah diusir, bahkan saya merasa didorong petugas yang berjaga di pintu, padahal waktunya pun sudah waktu santai-santai,” ujar Wahyu.

Sebelumnya, Wahyu sempat mengambil gambar suasana hiburan di dalam aula. Setelah itu, petugas menegurnya.

Belasan Wartawan Tak Bisa Masuk Aula

Menurut Wahyu, dugaan pembatasan akses tersebut juga wartawan lain alami. Belasan jurnalis kabarnya menunggu di luar aula karena tidak mendapat izin masuk.

Karena itu, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan wartawan. Mereka datang untuk meliput acara sekaligus mengenal Kapolres Banjar yang baru.

Wahyu juga mengaku kecewa dengan perlakuan tersebut. Apalagi, ia sudah sembilan tahun menjalankan tugas jurnalistik dan sering meliput kegiatan di Polres Banjar.

“Selama sembilan tahun saya jadi wartawan dan sering meliput di Polres Banjar, baru kali ini mengalami perlakuan seperti ini,” katanya.

Sementara itu, insiden tersebut menjadi pembicaraan di kalangan wartawan Kabupaten Banjar. Menurut mereka, acara kenal pamit semestinya menjadi kesempatan mempererat hubungan antara kepolisian dan media.

Baca juga  Pelaku UMKM Minta Pendampingan Halal dan Perizinan, Disperindag Balangan Siap Benahi Layanan

Namun, dugaan pengusiran dan pembatasan akses justru menimbulkan jarak. Terlebih, kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian pergantian pimpinan Polres Banjar.

Hingga berita ini terbit, Polres Banjar belum memberikan keterangan resmi. Petugas Provos yang berjaga juga belum menjelaskan dugaan pengusiran tersebut.

Selain itu, belum ada penjelasan mengenai alasan belasan wartawan tidak mendapat akses masuk ke aula.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net