fokus6.net, BANJARBARU — Kota Banjarbaru memperingati Harjad ke-27 melalui Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Banjarbaru, Minggu (19/4/2026).

Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan kota sebagai ibu kota Kalimantan Selatan.

Wakil Ketua I DPRD Kota Banjarbaru, Neni Hendriyawaty, menegaskan efisiensi pengelolaan APBD menjadi faktor kunci menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran.

Dalam peringatan Harjad ke-27 Banjarbaru ini, juga membahas optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak dan retribusi juga harus terus pemerintah dorong.

“Banjarbaru sebagai ibu kota provinsi memiliki tantangan sekaligus peluang besar. Dengan pengelolaan anggaran yang efisien dan peningkatan PAD, kita optimistis pembangunan dapat terus berjalan,” ujar Neni.

Neni juga menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan saat ini dalam mengarahkan pembangunan kota agar tetap progresif meski menghadapi keterbatasan fiskal.

Berbagai program pembangunan terus berjalan mulai dari penguatan ekonomi lokal, peningkatan fasilitas publik, hingga inovasi pelayanan masyarakat.

Lebih jauh, ia menyebut DPRD bersama pemerintah kota membuka ruang seluas-luasnya bagi warga menyampaikan aspirasi dan masukan melalui jalur yang tersedia.

Partisipasi masyarakat menjadi elemen penting dalam mendukung kemajuan kota.

“Pemerintah kota dan DPRD selalu terbuka untuk mendengar suara masyarakat. Aspirasi tentu menjadi bahan penting dalam menentukan kebijakan pembangunan ke depan,” tambah Neni.

Di sisi lain, Banjarbaru optimis terus bertransformasi menjadi kota yang maju, mandiri, dan berdaya saing sebagai pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Baca juga  Polda Kalsel Sita 29 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi, Nilai Barang Bukti Capai Rp68,9 Miliar