fokus6.net, BANJARMASIN – Lima kru helikopter Mi-17V5 TNI Angkatan Darat yang selamat dari kecelakaan di Seruyan, Kalimantan Tengah, mulai menunjukkan kondisi membaik. Selama menjalani perawatan di RS TPT Banjarmasin, tim medis tidak menemukan adanya patah tulang pada kelima kru tersebut.

Kepala Rumah Sakit TPT Banjarmasin Letkol Ckm (K) dr. Leidina Rachmadian mengatakan, pihaknya menerima kelima kru setelah mereka menjalani perawatan awal di RSUD Kuala Pembuang.

Saat tiba di Banjarmasin, kondisi para kru masih lemas. Karena itu, tim medis langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan penanganan selama 24 jam.

Kondisi Kru Berangsur Membaik

Menurut Leidina, hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada kru yang mengalami patah tulang. Meski demikian, kondisi fisik mereka saat itu masih membutuhkan perhatian medis.

“Alhamdulillah tidak ada yang patah tulang. Kondisinya masih lemas,” jelas Leidina.

Setelah memasuki hari kedua perawatan, kondisi kelima kru mulai membaik. Namun, tim medis masih memberikan penanganan lanjutan sebelum mereka menjalani pemindahan ke rumah sakit tujuan.

Kelima kru tersebut sebelumnya mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan. Tim evakuasi membawa mereka ke Banjarmasin pada Kamis (5/11/2026).

Helikopter Mi-17V5 bernomor registrasi HA-5235 jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Rabu (4/11/2026). Dari delapan personel di dalam helikopter, lima orang selamat dan tiga lainnya meninggal dunia.

Penulis/Reporter: Fahrulani

Baca juga  Menhut Raja Juli Jenguk Lima Kru Helikopter Mi-17V5 di Banjarmasin, Kondisi Mulai Stabil