fokus6.net, BANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali mengungkap identitas lima korban KM Virgo Transport 8. Kapal tersebut terbalik di Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 01.00 WIB.

Dengan tambahan lima nama itu, tim DVI telah mengidentifikasi 77 korban. Sementara itu, lima korban lainnya masih menunggu hasil identifikasi.

Kelima korban yang baru teridentifikasi berasal dari Jawa Timur. Mereka adalah Warmin, 41, asal Nganjuk; Sukardi, 51, asal Tulungagung; serta Ponco Budi Raharjo, 46, asal Banyuwangi.

Tiga nama lainnya yakni Agus Ribut Setyo Budi, 48, asal Malang, dan M. Abdul Rosyid, 28, asal Jember. Tim DVI telah menyerahkan korban yang teridentifikasi kepada keluarga masing-masing.

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes M. Sofwan menjelaskan, tim menggunakan dua metode untuk mengenali kelima korban. Empat korban teridentifikasi melalui pemeriksaan DNA, sedangkan satu korban lainnya melalui ciri medis dan properti.

“Saat ini sudah teridentifikasi 77 korban, sisa lima masih dalam proses identifikasi,” ujar Sofwan, Senin (12/10/2026).

Sofwan juga meminta keluarga korban terus mendoakan proses identifikasi dan pencarian. Sebab, tim masih berupaya menemukan korban yang belum ditemukan serta memastikan identitas korban yang belum teridentifikasi.

“Mohon doakan kami agar bisa segera mengidentifikasi seluruh korban, dan korban yang masih hilang agar bisa segera tim temukan,” pungkasnya.

Pengangkatan Bangkai Kapal Disiapkan untuk Cari Korban

Di sisi lain, tim gabungan bersama pemilik kapal menyiapkan operasi salvage atau pengangkatan bangkai KM Virgo Transport 8. Langkah ini demi membantu pencarian dan evakuasi korban yang masih hilang.

Sebelumnya, tim SAR melakukan pencarian melalui penyelaman hingga hari ke-20. Namun, penyelaman tidak lagi menemukan korban. Karena itu, tim menghentikan metode tersebut dan menyiapkan tahapan pengangkatan kapal.

Baca juga  Kebakaran Banjarmasin Hanguskan Dua Rumah di Teluk Tiram, Diduga Korsleting Listrik

Kepala Cabang PT Virgo Karya Shipping (VKS), Dwi Ocktalisza Suryaning Aris, mengatakan peralatan penyelaman tiba di Banjarmasin pada Sabtu (10/10/2026). Selanjutnya, tim penyelam akan memulai operasi awal untuk memeriksa kondisi bangkai kapal.

Pada tahap pertama, penyelam akan memastikan posisi, struktur, dan kondisi terkini kapal. Selain itu, tim juga akan mengosongkan tangki bahan bakar untuk mengurangi beban kapal sekaligus mencegah pencemaran di bawah laut.

Tim penyelam juga menyiapkan pemasangan cincin logam sebagai titik pengangkatan bangkai kapal. Sementara itu, tim akan menggunakan bahan kimia untuk menetralisasi bahan bakar sesuai kebutuhan operasi.

Meski persiapan terus berjalan, Dwi belum bisa memastikan jadwal penyelesaian salvage. Menurutnya, tim masih menjalankan proses secara bertahap sesuai kesiapan peralatan dan kebutuhan di lapangan.

Penulis/Reporter: Fahrulani