fokus6.net, BANJARMASIN – Polsek Banjarmasin Selatan menggelar rekonstruksi kasus tewasnya Muhammad Helmi alias Imi Cobra, Rabu (7/10/2026) siang.

Rekonstruksi berlangsung dengan memperagakan 20 adegan. Rangkaian adegan menggambarkan awal pertemuan korban dan tersangka hingga perkelahian yang berujung korban meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi Senin (14/9/2026) sekitar pukul 00.15 WITA di Jalan Gubernur Soebardjo Lingkar Basirih, tepatnya di seberang SPBU 64.701.07, Kelurahan Basirih Selatan, Banjarmasin Selatan.

Berawal dari Cekcok

Dalam rekonstruksi, korban datang bersama seseorang menggunakan sepeda motor sambil membawa sebungkus nasi.

Korban kemudian duduk bersama tersangka Rahmatullah alias Amat dan saksi Zakaria alias Jaka. Korban sempat menawarkan nasi kepada tersangka.

Namun, percakapan tersebut kemudian berkembang menjadi saling tersinggung hingga terjadi cekcok mulut.

Situasi semakin memanas. Korban kemudian berdiri dan mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dari balik bajunya.

Korban disebut hendak menghampiri tersangka. Tersangka kemudian berlari menghindar dan mengambil balok kayu sepanjang kurang lebih dua meter.

Tersangka sempat berusaha memukul korban menggunakan balok tersebut. Namun, tersangka justru terpleset dan jatuh ke tanah.

Korban Serang Tersangka dengan Pisau

Dalam kondisi tersangka terjatuh, korban kemudian menyerangnya menggunakan senjata tajam.

Dalam rekonstruksi, korban diperagakan melakukan serangan beberapa kali. Senjata tajam tersebut kemudian berhasil direbut oleh tersangka.

Setelah menguasai pisau, tersangka menyerang balik korban yang berada dalam posisi terjatuh.

Tersangka memperagakan dua kali tusukan ke arah tubuh korban. Ia masih berusaha melanjutkan serangan, tetapi aksinya kemudian saksi Zakaria hentikan.

Saksi memegang tangan tersangka dan mengambil senjata tajam yang berada di tangannya.

Selanjutnya, saksi membawa tersangka menjauh dari lokasi menuju seberang jalan. Sementara itu, korban masih berada di badan jalan dalam kondisi tertelungkup.

Baca juga  ULM Soroti Dampak Karhutla terhadap Kesehatan, Lahan Gambut Kalsel Rentan Terbakar Saat Kemarau

Saksi kemudian meletakkan atau melemparkan senjata tajam tersebut ke tepi jalan.

Korban dan Tersangka Dievakuasi

Saksi selanjutnya menghubungi rekan jaga malam atau wakar, M Yusuf. Setelah menerima telepon, Yusuf menuju lokasi dan membantu mengamankan posisi korban yang berada di tengah jalan.

Langkah tersebut agar korban tidak tertabrak kendaraan yang melintas.

Tak lama kemudian, tim Basarnas melintas dan berhenti di lokasi. Petugas kemudian menghubungi relawan BPK untuk meminta bantuan evakuasi.

Relawan BPK atau emergency membawa tersangka Rahmatullah ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara itu, korban Muhammad Helmi alias Imi Cobra juga petugas BPK atau emergency Ahmad Fadhillah evakuasi ke ruang jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan Iptu Sudirno mengatakan rekonstruksi memperagakan seluruh rangkaian peristiwa secara runtut.

“Rekonstruksi ini memperagakan 20 adegan, mulai dari percakapan korban dan tersangka, terjadinya cekcok, perkelahian, sampai proses evakuasi korban dan tersangka,” ujar Sudirno.

Polisi menggelar rekonstruksi untuk mencocokkan keterangan para saksi dan tersangka dengan rangkaian peristiwa yang terjadi di lapangan.

Barang bukti berupa senjata tajam dalam peristiwa tersebut juga polisi amankan untuk kepentingan penyidikan.

Penulis/Reporter: Ahmad Fauzie