fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Pelaku pembakaran ritel modern di Jalan Ahmad Yani KM 13 Gambut rupanya pasien berobat RSJ Sambang Lihum.

Identitas terduga pelaku itu terungkap usai polisi melakukan olah tkp dan pemeriksaan sejumlah saksi.

Selain itu, aparat juga mengungkap kronologi terbakarnya Alfamart tersebut.

Kebakaran terjadi setelah seorang pria terlibat cekcok dengan karyawan toko. Setelah itu, pria tersebut diduga membakar bagian dalam Alfamart.

Kapolres Banjar AKBP Boni Ariefianto menjelaskan, kejadian bermula saat pria tersebut membeli minuman di dalam toko.

Namun, pria itu kemudian terlibat cekcok dengan salah seorang karyawan. Setelah cekcok, dia mengancam akan membakar toko.

Tak lama kemudian, pria tersebut diduga menjalankan ancamannya. Dia menggunakan semprotan serangga dan korek api untuk memicu api.

Masuk Toilet Saat Api Membesar

Api kemudian membesar di dalam toko. Karena itu, para karyawan langsung berlari keluar untuk menyelamatkan diri.

Sementara itu, pria tersebut justru masuk ke toilet. Setelah petugas memadamkan api, relawan menemukan pria itu sudah meninggal dunia di dalam toilet.

Polisi kemudian memeriksa identitas korban. Hasilnya, pria tersebut merupakan warga Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Selain itu, polisi mengetahui korban sedang menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum.

Kapolres Banjar AKBP Boni Ariefianto mengatakan polisi masih mendalami kejadian tersebut.

“Dari hasil penyelidikan, yang bersangkutan merupakan pasien yang sedang berobat di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum,” ujar Boni.

Kerugian Sentuh Miliaran Rupiah

Kebakaran tersebut juga menimbulkan kerugian materi. Api menghanguskan bagian dalam Alfamart dan kerugian mencapai Rp2 miliar rupiah

Selain itu, kebakaran tersebut menewaskan satu orang. Polisi masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian.

Baca juga  Jendela Seribu Sungai Angkat Kisah Banjarmasin Puncaki Kategori Film Anak di Netflix

Petugas juga terus menangani lokasi kebakaran dan mendalami dugaan pembakaran yang terjadi di dalam toko.

Penulis/Reporter: Fahrulani