fokus6.net, BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat atau ULM akan membangun ulang Gedung Rektorat di Jalan Brigjen Hasan Basry, Banjarmasin.

Rencana tersebut berjalan setelah ULM mengajukan penghapusan aset gedung lama ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang atau KPKNL Banjarmasin.

Saat ini, proses lelang fisik gedung masih berjalan. Setelah lelang selesai, pemenang mendapat hak untuk membongkar bangunan lama.

Gedung Rektorat ULM Dibangun Ulang

Koordinator Bagian Perencanaan ULM Muhammad Ilyas mengatakan, rencana pembangunan ulang muncul setelah pihaknya melihat kondisi gedung pascakebakaran.

Selain mengalami kerusakan, gedung juga kerap menghadapi masalah banjir. Kondisi tersebut terjadi saat musim hujan dan periode pasang.

“Lantaran ada usulan pembangunan kembali, kami harus melakukan penghapusan aset ini dulu,” ujar Ilyas, Kamis (20/8/2026).

Karena itu, ULM terlebih dahulu mengajukan penghapusan aset kepada KPKNL. Setelah mendapat persetujuan, proses berlanjut ke lelang fisik bangunan.

Gedung tersebut memiliki nilai limit lelang Rp322.347.000. Sementara itu, uang jaminannya mencapai Rp96.704.100.

Namun, lelang hanya mencakup fisik gedung. Peralatan dan perabotan yang masih layak pakai tetap menjadi milik ULM.

“Untuk peralatan itu tidak kita lelang. Jadi fisik gedungnya saja. Kalau perabotan, peralatan itu kami pakai kembali nanti,” katanya.

Selanjutnya, pemenang lelang mendapat hak untuk membongkar Gedung Rektorat lama. KPKNL Banjarmasin menangani proses lelang, termasuk penetapan nilai aset dan pemenangnya.

ULM Tetap Gunakan Lokasi Lama

Setelah pembongkaran selesai, ULM akan membangun Gedung Rektorat baru di lokasi yang sama.

Menurut Ilyas, gedung baru tetap menjalankan fungsi sebagai pusat kegiatan rektorat. Selain itu, desainnya akan menyesuaikan kebutuhan tata kelola ULM.

Kemudian, ULM membuka kemungkinan penambahan ruang untuk unit baru. Penambahan tersebut menyesuaikan kebutuhan fasilitas pada gedung rektorat.

Baca juga  Buntut Pemilihan Calon Wakil Senat ULM, Wakil FPIK: Kami Hanya Menjalankan Regulasi Senat Universitas

“Harapan kami, ada unit-unit lain yang baru, yang memerlukan ruangan baru,” ujar Ilyas.

Meski demikian, lokasi pembangunan tidak berubah. Gedung baru tetap berdiri di kawasan Gedung Rektorat saat ini.

“Titik tetap di sini, karena itu syarat dari pembangunan kembali,” kata Ilyas.

ULM Masih Menunggu Hasil Lelang

Sementara itu, ULM belum mengetahui perkembangan terbaru terkait penawar lelang. KPKNL Banjarmasin nantinya mengumumkan hasil lelang setelah pemenang mereka tetapkan.

Dengan begitu, pembangunan gedung baru masih menunggu tahapan lelang dan pembongkaran gedung lama. ULM juga masih mempertahankan peralatan serta perabotan yang dapat digunakan kembali.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net