fokus6.net, BANJARBARU – Karhutla kembali mengancam permukiman warga di Kalimantan Selatan. Kali ini, kobaran api merangsek ke kawasan Pengayuan, Liang Anggang, Jumat (11/9/2026) malam.

Sebelumnya, api juga mendekati rumah warga di Jalan Tembikar Kanan, Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (10/9/2026) malam.

Sementara itu, video karhutla Pengayuan beredar melalui media sosial. Salah satunya muncul dalam unggahan akun Instagram @seputarbanua sekitar pukul 22.28 Wita.

Dalam video tersebut, kobaran api terlihat membesar di ujung gang titian kayu. Bahkan, cahaya api membuat langit malam tampak oranye kemerahan.

Asap tebal juga terlihat membumbung di antara rumah warga. Seorang warga tampak berdiri di atas titian sambil melihat kobaran api dari jarak dekat.

Unggahan tersebut menyebut kebakaran lahan sudah mendekati permukiman. Kondisi itu membuat warga harus meningkatkan kewaspadaan.

Api Karhutla Dekati Rumah Warga

Pengayuan dan Liang Anggang berada di kawasan gambut. Wilayah tersebut juga berada di sekitar perbatasan Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut.

Saat musim kemarau, kawasan gambut tersebut rawan mengalami karhutla. Selain itu, angin kencang dapat mempercepat pergerakan api.

Namun, hingga Jumat malam belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran. Luas lahan yang terbakar juga belum diketahui.

Sementara itu, warga bersama relawan dan petugas pemadam terus berupaya mengendalikan api. Mereka melakukan pembasahan manual untuk mencegah kobaran menjalar ke rumah.

Karhutla Pengayuan menambah kejadian kebakaran lahan yang terjadi di Kalsel. Sebelumnya, kebakaran juga mendekati permukiman warga di wilayah Banjarmasin.

Peristiwa ini terjadi sehari setelah kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Kalsel. Saat itu, Gibran meninjau penanganan dampak karhutla, termasuk kasus ISPA di Banjarbaru.

Baca juga  Kebakaran Dini Hari di Desa Malintang Gambut Kabupaten Banjar

Karena itu, warga di kawasan rawan karhutla diminta tetap waspada. Masyarakat juga perlu segera melapor jika melihat titik api di sekitar permukiman.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net