fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Kasus perampokan berujung maut terjadi di Jalan Sukaramai, Kelurahan Jawa, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Pemilik salon kecantikan, Woe Min Joeng, ditemukan tewas di dalam rumahnya. Polisi menduga pelaku menikam korban menggunakan pisau.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap dua orang yang diduga terlibat. Keduanya merupakan pasangan suami istri.

Petugas menangkap pasutri tersebut di sebuah rumah kontrakan di Kota Kapuas, Kalimantan Tengah.

Sementara itu, polisi menduga motif aksi tersebut berkaitan dengan masalah ekonomi. Pelaku juga dugaan kuat mengincar perhiasan emas milik korban.

Informasi soal perhiasan itu dugannya datang dari seorang teman pelaku. Setelah mendapat informasi tersebut, keduanya kemudian mendatangi salon korban.

Keduanya datang dengan berpura-pura sebagai pelanggan. Namun, situasi berubah ketika pelaku berada di dalam salon.

Pelaku kemudian menyerang korban menggunakan pisau. Serangan tersebut membuat korban meninggal dunia.

Kapolres Banjar AKBP Fadli mengatakan penyidik masih mendalami rangkaian aksi kedua pelaku.

Selain itu, polisi mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Pelaku melakukan aksi setelah mengetahui korban menyimpan perhiasan emas. Saat ini barang bukti sudah kami amankan,” kata AKBP Fadli.

Dalam penanganan kasus ini, polisi menyita pisau yang dugannya pelaku gunakan untuk menyerang korban.

Petugas juga mengamankan telepon seluler dan sejumlah perhiasan milik korban. Selain itu, polisi menyita sepeda motor yang pelaku beli menggunakan uang dari penjualan emas korban.

Polisi Dalami Peran Kedua Pelaku

Polisi kini masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam perampokan dan pembunuhan tersebut.

Selain itu, penyidik terus memeriksa barang bukti untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.

Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam hukuman penjara hingga 20 tahun.

Baca juga  Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari, Cabai Rawit dan Minyakita Masih di Atas HET

Penulis/Reporter: Sairi