fokus6.net, TANAH BUMBU – Video hujan di Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, viral di TikTok.

Video tersebut diunggah akun @ayurukmini1997 pada Rabu (2/9/2026). Rekaman itu memperlihatkan hujan turun membasahi jalan dan permukiman warga.

Namun, warna air dalam video tampak berbeda dari biasanya. Air yang mengenai jalan terlihat kehitaman.

Perekam kemudian menampung air hujan menggunakan telapak tangan. Warna air dalam rekaman juga tampak gelap.

“Hujan pertama setelah kemarau air hujan langsung hitam,” tulis pemilik akun dalam unggahannya.

Selain itu, pemilik akun menyebut hujan tersebut sebagai hujan pertama setelah kemarau panjang.

“Hujan pertama di Kalimantan turun hujan batu bara,” tulisnya dalam keterangan video.

Unggahan itu langsung mendapat banyak tanggapan dari warganet. Sebagian besar mengaku bersyukur karena hujan akhirnya turun di tengah kondisi kemarau.

Terlebih, sejumlah wilayah Kalimantan Selatan masih menghadapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Hujan Baru Turun di Wilayah Angsana

Warganet dari daerah lain juga berharap wilayah mereka segera mendapat hujan. Salah satunya datang dari pengguna TikTok yang menyebut Banjar dan Banjarbaru masih berselimut kabut asap.

“Kalsel kab. Banjar dan Banjarbaru belum ada hujan masih kabut asap,” tulis @TI_ranea.

Sementara itu, warga Angsana lainnya mengaku hujan cukup deras untuk mengurangi debu.

“Angsana tadi lumayan hujannya melapai debu,” tulis @Tina_karisma96.

Komentar serupa datang dari warga Sungai Danau. Akun @fiya menyebut wilayahnya sempat turun hujan meski hanya sebentar.

“Alhamdulillah ada hujan Sungai Danau walau semenit. Jangan lupa doa saat turun hujan,” tulisnya.

Bahkan, beberapa warganet berharap hujan meluas ke daerah yang masih terdampak karhutla.

“Alhamdulillah Angsana ada hujan tadi, semoga di Banjar dan di seluruh Kalimantan yang terdampak titik-titik kebakaran hutan cepat diturunkan hujan juga,” tulis @zzzzsqwd.

Baca juga  Polres Balangan Buru Pemilik Akun TikTok Buntut Video Asusila Oknum Kades

Di sisi lain, ada warganet yang menduga warna hitam tersebut berasal dari debu. Dugaan itu muncul karena sejumlah kawasan memang mengalami kondisi berdebu selama kemarau.

Namun, dugaan tersebut belum bisa dipastikan. Begitu pula dengan klaim bahwa air hujan tersebut mengandung material batu bara.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai penyebab air dalam video tampak berwarna kehitaman. Karena itu, informasi tersebut masih sebatas rekaman dan keterangan dari pengunggah.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net