fokus6.net, BANJARMASIN – Kasus infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA ikut meningkat, menyusul kabut asap yang menyelimuti Kota Banjarmasin.

Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), terdapat 1.874 kasus ISPA pada minggu ke-34. Angka tersebut naik 271 kasus dibandingkan pekan sebelumnya.

Pada minggu ke-33, Dinas Kesehatan Banjarmasin mencatat 1.603 kasus ISPA. Dengan demikian, jumlah kasus kini mencapai 1.874 kasus dalam satu pekan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Yanuar Diansyah mengatakan kenaikan tersebut menjadi perhatian pihaknya. Terlebih, kabut asap masih muncul di sejumlah kawasan Banjarmasin.

“Memang ada kenaikan sesuai data yang kami himpun,” kata Yanuar, Seni. (31/8/2026).

Sementara itu, Puskesmas Beruntung Raya dan Gadang Hanyar mencatat kasus ISPA tertinggi. Data tersebut menjadi perhatian pihaknya dalam memantau kondisi kesehatan masyarakat.

Selain itu, kelompok dewasa mencatat jumlah kasus paling banyak. Menurutnya, aktivitas dan mobilitas warga ikut memengaruhi tingginya paparan di luar ruangan.

“Jadi harus mengurangi aktivitas di luar rumah jika memang tidak mendesak,” ujarnya.

Karena itu, Dinas Kesehatan Banjarmasin mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar ruangan. Terutama ketika kabut asap mulai terlihat lebih pekat.

Bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar, penggunaan masker menjadi langkah penting. Warga juga perlu menghindari lokasi dengan paparan asap yang tinggi.

Selain itu, masyarakat perlu memperhatikan kondisi tubuh. Jika muncul batuk, pilek, sesak napas, atau keluhan lain, warga sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan gangguan pernapasan. Penanganan lebih awal dapat membantu mencegah kondisi kesehatan semakin memburuk.

Di sisi lain, kabut asap masih berkaitan dengan aktivitas karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Asap dari area kebakaran dapat terbawa angin dan masuk ke kawasan perkotaan.

Baca juga  Pemkot Banjarbaru Ajak Warga Perkuat Persatuan pada Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

Penulis/Reporter: Ahmad Fauzie