fokus6.net, TANAH LAUT – Kabut asap karhutla mulai masuk ke wilayah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Sebelumnya, asap tebal lebih sering terlihat di Banjarbaru dan Banjarmasin.

Namun, kondisi berubah pada Sabtu (29/8/2026) pagi. Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah kawasan di Tanah Laut.

Kondisi paling pekat terlihat di Kecamatan Tambang Ulang dan Bati-Bati. Bahkan, jarak pandang pengendara sempat turun hingga sekitar dua meter.

Karena itu, pengendara harus lebih waspada saat melintas. Sejumlah kendaraan juga menyalakan lampu untuk membantu melihat kondisi jalan.

Kabut asap mulai muncul sekitar pukul 06.00 WITA. Selanjutnya, kondisi berangsur membaik sekitar pukul 09.00 WITA.

Warga Desa Pandahan, Yanti, mengatakan asap cukup mengganggu aktivitas pagi hari. Menurutnya, jarak pandang sempat sangat terbatas.

“Pagi tadi asapnya cukup tebal. Jarak pandang juga terbatas, jadi kalau berkendara harus lebih hati-hati,” ujar Yanti.

Sementara itu, petugas Satlantas Polres Tanah Laut bersama Babinsa turun mengatur arus lalu lintas. Petugas juga mengingatkan pengendara agar tidak memacu kendaraan.

Selain mengurangi kecepatan, pengendara perlu menjaga jarak aman. Langkah tersebut penting untuk mencegah kecelakaan akibat jarak pandang yang pendek.

Ratusan Karhutla Masih Terjadi

Di sisi lain, karhutla masih menjadi ancaman di Tanah Laut. Data hingga 30 Agustus 2026 mencatat 337 kejadian karhutla.

Luas lahan terdampak juga mencapai sekitar 1.826 hektare. Kondisi tersebut berpotensi membuat kabut asap kembali menebal jika api meluas.

Karena itu, masyarakat perlu berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Pengendara juga perlu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jarak pandang.

Penulis/Reporter: Basuki Rahmat

Baca juga  Pengamanan Haul Datu Kalampayan, 800 Personel Polda Kalsel Jaga Kelancaran Jemaah