fokus6.net, JAKARTA – Tawuran melibatkan sekitar 400 orang di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor. Polisi menduga kelompok tersebut sudah merencanakan bentrokan sejak sebelum mereka bertemu.

Menurut polisi, para peserta dugaannya membuat janji melalui media sosial. Setelah itu, mereka berkumpul di lokasi dan membawa senjata tajam.

Bentrokan terjadi pada Kamis (27/8/2026) dini hari. Sebelumnya, kelompok-kelompok tersebut diduga sudah mengatur titik pertemuan.

Kasat Samapta Polres Bogor AKP Yogi Nugraha mengatakan penyelidikan awal mengarah pada dugaan tawuran terencana. Polisi pun masih menelusuri komunikasi antarkelompok melalui media sosial.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bentrokan ini bukan merupakan aksi spontan, melainkan pertempuran yang sudah direncanakan,” kata Yogi di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Sementara itu, polisi memperkirakan massa mencapai sekitar 400 orang. Mereka juga membawa sekitar 200 hingga 250 sepeda motor saat berkumpul di lokasi.

Karena jumlah massa cukup besar, petugas langsung melakukan pengejaran. Polisi juga mengepung sejumlah titik untuk membubarkan peserta tawuran.

Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan tiga orang. Selain itu, petugas menyita tujuh celurit dari lokasi.

Namun, penanganan perkara belum berhenti pada tiga orang tersebut. Polisi masih mendalami peserta lain yang ikut dalam bentrokan.

Selain itu, penyidik menelusuri cara kelompok tersebut mengatur pertemuan. Polisi juga mendalami komunikasi yang mereka lakukan melalui media sosial.

Hasil penyelidikan nantinya akan menentukan keterlibatan masing-masing pihak. Untuk saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti terkait tawuran di Cibinong tersebut.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Baca juga  Babeh Aldo Tegaskan Kontennya Kritik Gaya Hidup Mewah ASN, Bukan Serang Pribadi