fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali terjadi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Kali ini, api membakar lahan dekat persawahan dan permukiman warga Desa Pasayangan, Kecamatan Martapura. Bahkan, kobaran api mulai mendekati tanaman padi dan rumah warga.

Karena itu, warga langsung turun tangan untuk mencegah api meluas. Menariknya, sejumlah anak-anak ikut membantu memadamkan kobaran api.

Mereka menggunakan peralatan seadanya untuk memukul dan menutup api. Sementara itu, warga dewasa juga berupaya mengendalikan kobaran agar tidak menjalar ke sawah dan permukiman.

Salah seorang anak yang ikut membantu, Muhammad Nasih, mengaku tidak takut berada di sekitar lokasi kebakaran.

“Asapnya memang membuat mata perih, tapi saya tidak takut. Saya bersama warga membantu memadamkan api supaya tidak sampai ke sawah dan rumah,” ujar Nasih.

Meski api berhasil dikendalikan, warga tetap perlu mewaspadai munculnya kembali titik api. Terlebih, kondisi lahan yang kering membuat api mudah menjalar.

Selain itu, warga diminta segera melaporkan setiap titik api kepada petugas. Langkah cepat tersebut penting untuk mencegah kebakaran meluas ke area persawahan dan permukiman.

Karhutla Banjar Capai 1.605 Hektare

Berdasarkan data hingga 22 Agustus 2026, karhutla di Kabupaten Banjar mencapai 309 kejadian. Luas lahan yang terbakar mencapai 1.605 hektare.

Selain itu, petugas mencatat 1.152 titik panas atau hotspot di wilayah Kabupaten Banjar. Data tersebut menunjukkan ancaman karhutla masih cukup tinggi saat musim kemarau.

Penulis/Reporter: Sairi

Baca juga  INKANAS Kalsel Turun ke Daerah, Dorong Pembinaan Karateka dan Soliditas Organisasi