Toko di Jalan Veteran Sungai Gardu Banjarmasin Kembali Ambruk, Diduga Akibat Abrasi
fokus6.net, BANJARMASIN – Bangunan toko dua pintu di Jalan Veteran Sungai Gardu, Banjarmasin, kembali ambruk, Selasa (18/8/2026) malam.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Sebelumnya, pemilik sudah mengosongkan toko karena kondisi bangunan dan tanah terus memburuk.
Warga menyebut toko tersebut sudah dua kali ambruk. Kali ini, bangunan kembali runtuh setelah tanah di bagian tepi sungai terus terkikis.
Saksi mata, Muhammad Rayhan, mengatakan pemilik sudah melihat kondisi bangunan yang mulai miring. Karena itu, pemilik segera memindahkan barang-barang dari dalam toko.
“Pemilik sudah mengosongkan toko karena bangunannya sudah mulai miring dan kondisi tanah di bawahnya terus terkikis,” ujar Rayhan.
Menurut Rayhan, pemilik memindahkan seluruh barang sebelum bangunan runtuh. Langkah itu membuat tidak ada orang di dalam toko saat kejadian.
Selain itu, warga juga menyoroti kondisi jalan di sekitar lokasi. Sebelumnya, bagian jalan yang berada tidak jauh dari toko mengalami amblas.
Warga kemudian menduga abrasi ikut memicu pergerakan tanah. Kondisi bantaran sungai yang terus terkikis membuat bangunan di sekitarnya semakin rawan.
Warga setempat, Uman, mengatakan amblasnya jalan menjadi tanda kondisi tanah mulai tidak stabil. Setelah itu, tanah di sekitar tepian sungai terus mengalami pengikisan.
“Jalan sebelumnya sudah amblas. Setelah itu tanah di bagian pinggir sungai terus terkikis, sampai akhirnya bangunan toko ikut ambruk,” kata Uman.
Karena kondisi tersebut, warga berharap pemerintah segera turun tangan. Mereka meminta kawasan bantaran sungai diperkuat agar kerusakan tidak meluas.
Selain itu, warga meminta kondisi tanah dan bangunan di sekitar lokasi mendapat perhatian. Upaya tersebut penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, pemilik toko mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Penulis/Reporter: Ahmad Fauzie

Tinggalkan Balasan