fokus6.net, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby mengecek kondisi TPA Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka.

Lisa melihat langsung area pengelolaan sampah bersama sejumlah pejabat terkait. Selain itu, ia mengecek kondisi fasilitas dan aktivitas di kawasan TPA.

Peninjauan tersebut berlangsung saat volume sampah Banjarbaru terus meningkat. Karena itu, pemerintah perlu menyiapkan pengelolaan sampah yang mampu bertahan dalam jangka panjang.

Data Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru pada awal 2025 mencatat produksi sampah kota mencapai sekitar 191 ton per hari. Dari jumlah itu, rata-rata sekitar 155 ton per hari masuk ke tempat pembuangan akhir, termasuk TPA Gunung Kupang.

TPA Gunung Kupang sendiri memiliki luas sekitar 16 hektare. Dari luas tersebut, zona aktifnya sekitar 9 hektare.

DLH Kota Banjarbaru saat itu memperkirakan kapasitas TPA masih mampu bertahan sekitar empat hingga lima tahun. Namun, penerapan sistem pengelolaan bertingkat dapat memperpanjang masa layanan hingga tujuh sampai sembilan tahun.

Kondisi itu membuat pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan penambahan lahan. Sebaliknya, pemerintah perlu mengurangi sampah yang masuk sekaligus memperbaiki pengolahan di TPA.

Lisa mengatakan pengelolaan TPA harus memperhatikan keberlanjutan dan kondisi lingkungan.

“Peninjauan ke TPA Gunung Kupang dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih optimal, berkelanjutan, dan ramah lingkungan,” tulis Lisa melalui akun Instagram resminya, Senin (4/8/2026).

TPA Gunung Kupang Harus Punya Sistem Berkelanjutan

Menurut Lisa, kondisi TPA perlu terus mendapat perhatian. Sebab, peningkatan aktivitas masyarakat ikut berdampak pada jumlah sampah yang harus ditangani setiap hari.

Selain itu, pengelolaan sampah berkelanjutan membutuhkan sistem yang lebih tertata. Upaya tersebut juga perlu berjalan bersama pengurangan sampah dari sumbernya.

Baca juga  RSD Idaman Gelar Khitanan Massal 20 Anak dalam Rangka Harjad ke-27 Banjarbaru

“Melalui peninjauan ini, kita harapkan kondisi TPA terus meningkat agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik. Termasuk mendukung kebersihan kota, menjaga kelestarian lingkungan, serta mewujudkan Banjarbaru yang bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.

TPA Gunung Kupang menjadi salah satu fasilitas penting dalam sistem persampahan Banjarbaru. Setiap hari, armada pengangkut membawa sampah dari berbagai kawasan menuju lokasi tersebut.

Namun, tingginya volume sampah membuat pemerintah perlu mengatur kapasitas TPA secara cermat. Pengurangan sampah dari rumah tangga juga menjadi bagian penting untuk menekan beban TPA.

Di sisi lain, pembenahan fasilitas dapat membantu pengelolaan berjalan lebih efektif. Pemerintah juga perlu menjaga kawasan TPA agar aktivitas pengolahan tidak menimbulkan persoalan lingkungan.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net