fokus6.net, TANAH LAUT – Air laut masuk ke area persawahan terjadi Di Desa Tambak Karya, Kecamatan Kurau, Tanah Laut.

Akibatnya, petani kesulitan mendapatkan air tawar untuk tanaman padi. Kondisi tersebut juga membuat tanaman yang mendekati masa panen mulai mengering.

Selain itu, sebagian bulir padi tidak berisi. Petani pun khawatir hasil panen mereka turun drastis.

Ketua Gapoktan Tunas Karya Desa Tambak Karya, Abdul Sani, mengatakan intrusi air laut menjadi persoalan serius bagi petani.

Menurutnya, tanaman padi membutuhkan air tawar, terutama saat memasuki masa panen.

“Air yang masuk ke saluran sekarang asin. Ini membuat tanaman padi mulai terdampak,” ujar Abdul Sani.

Karena itu, petani berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi kondisi tersebut. Mereka membutuhkan pasokan air tawar agar tanaman padi tetap tumbuh hingga panen.

Sementara itu, air laut juga mulai masuk ke sejumlah titik lain di Kecamatan Kurau. Kondisi serupa terjadi di wilayah Sungai Bakau dan sebagian Padang Luas.

Di sisi lain, petani terus memantau kondisi saluran irigasi. Mereka khawatir air asin semakin jauh masuk ke areal persawahan.

Jika kondisi tersebut terus berlangsung, produksi padi berpotensi turun. Bahkan, petani terancam gagal panen pada musim kemarau kali ini.

Karena itu, petani meminta pemerintah segera mencari solusi untuk menghambat masuknya air laut. Mereka berharap pasokan air tawar kembali tersedia sebelum tanaman padi mengalami kerusakan lebih parah.

Penulis/Reporter: Basuki Rahmat

Baca juga  BPBD Balangan Latih Siswa dan Guru Hadapi Bencana Sejak MPLS