Investor Pasar Modal di Kalsel Tembus 400 Ribu, BEI Perkuat Literasi
fokus6.net, BANJARMASIN – Jumlah investor pasar modal di Kalimantan Selatan terus bertambah hingga semester pertama 2026. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 400.982 investor, sementara Kota Banjarmasin menyumbang lebih dari 92 ribu investor.
Selain mencatat pertumbuhan investor, BEI bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Indonesia Securities Investor Protection Fund (Indonesia SIPF) menggelar sosialisasi pasar modal di Banjarmasin.
Kegiatan itu melibatkan media, mahasiswa, pengelola Galeri Investasi, perusahaan efek, serta masyarakat umum. Peserta memperoleh edukasi tentang layanan digital pasar modal, mekanisme kliring, penjaminan transaksi, dan perlindungan aset investor.
Perwakilan BEI Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan, Yuniar, mengatakan mayoritas investor di daerah ini berasal dari kalangan muda.
“Mayoritas investor di Kalimantan Selatan masih didominasi generasi muda berusia di bawah 40 tahun. Ini menunjukkan minat dan kesadaran masyarakat terhadap investasi terus meningkat,” ujar Yuniar.
Selain itu, Yuniar menilai peningkatan jumlah investor harus sejalan dengan penguatan literasi keuangan. Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu masyarakat berinvestasi secara aman sekaligus menghindari penipuan berkedok investasi.
Karena itu, BEI bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperluas edukasi kepada masyarakat. Langkah tersebut mampu meningkatkan pemahaman mengenai instrumen investasi yang legal dan berizin.
Melalui sosialisasi tersebut, penyelenggara berharap literasi pasar modal di Kalimantan Selatan terus meningkat. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang berinvestasi secara aman, cerdas, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Penulis/Reporter: Ahmad Fauzie

Tinggalkan Balasan