Empat E-RTG Baru Perkuat Operasional TPK Banjarmasin, Produktivitas Naik dan Green Port Makin Nyata
fokus6.net, BANJARMASIN – PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Petikemas (TPK) Banjarmasin mulai mengoperasikan empat unit Electric Rubber Tyred Gantry Crane (E-RTG). Penambahan alat bongkar muat berbasis listrik ini memperkuat kapasitas operasional sekaligus mendukung konsep pelabuhan modern yang ramah lingkungan.
Langkah tersebut sejalan dengan peningkatan aktivitas bongkar muat di TPK Banjarmasin. Hingga Semester I 2026, terminal melayani 236.990 boks atau setara 282.265 TEUs. Karena itu, perusahaan menambah peralatan agar pelayanan tetap cepat dan andal.
Sebelum beroperasi, seluruh unit E-RTG menjalani berbagai pengujian teknis. Tim memeriksa kondisi visual, melakukan Non-Destructive Testing (NDT), Load Test, Commissioning Test, hingga Endurance Test selama 24 jam.
Setelah seluruh tahapan selesai, TPK Banjarmasin menerima empat unit E-RTG untuk operasional pada 17 Juli 2026.
Terminal Head TPK Banjarmasin, Sirin Purnomo, mengatakan penambahan empat unit E-RTG menjadi investasi strategis untuk mendukung pertumbuhan arus peti kemas.
“Seiring meningkatnya aktivitas bongkar muat, kehadiran empat unit E-RTG menjadi investasi strategis untuk menjaga produktivitas terminal, mempercepat pelayanan kapal dan peti kemas, serta memastikan layanan kepada pengguna jasa tetap optimal,” ujar Sirin, Selasa (28/7/2026).
Selain itu, jumlah RTG di TPK Banjarmasin kini bertambah dari 12 menjadi 16 unit. Peningkatan sekitar 33 persen tersebut mempercepat proses receiving, delivery, loading, dan unloading.
Selanjutnya, penambahan alat juga mengurangi waktu tunggu peralatan. Dengan demikian, terminal tetap menjaga kelancaran operasional meski menjalankan preventive maintenance.
TPK Banjarmasin Gunakan E-RTG Berbasis Listrik
Di sisi lain, penggunaan E-RTG berbasis listrik mendukung implementasi Green Port. Teknologi ini menghemat energi, mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, sekaligus menekan emisi karbon.
Consultant Inspector PT Perfecta Sarana Engineering, Oliver Frids, memastikan seluruh unit memenuhi spesifikasi teknis. Karena itu, empat E-RTG siap mendukung operasional terminal secara optimal.
Sirin menambahkan, investasi tersebut menjadi bagian dari transformasi TPK Banjarmasin. Melalui langkah ini, terminal terus menghadirkan layanan yang Clean, Green, Safe, and Smart bagi seluruh pengguna jasa.
Selain itu, modernisasi peralatan juga memperkuat kelancaran arus logistik nasional. Pada saat yang sama, langkah tersebut meningkatkan daya saing pelabuhan Indonesia di tengah pertumbuhan sektor logistik.
Penulis/Reporter: Ahmad Fauzie

Tinggalkan Balasan