fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Ribuan pasang mata menyaksikan drama adu penalti yang mengantarkan SSB Batuah keluar sebagai juara Piala Soeratin U-15 tingkat Kabupaten Banjar. Kemenangan atas SBM Martapura memastikan SSB Batuah menjadi wakil Kabupaten Banjar pada Piala Soeratin tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Laga final berlangsung sengit di Lapangan Sepak Bola Tambak Anyar. Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim tampil menyerang dan saling menciptakan peluang. Namun, rapatnya pertahanan membuat pertandingan tetap berakhir tanpa gol hingga waktu normal usai.

Memasuki babak tambahan waktu, intensitas pertandingan semakin meningkat. Meski begitu, kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan sehingga penentuan juara harus berlanjut melalui adu penalti.

Pada babak tos-tosan, SSB Batuah tampil lebih tenang. Para eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa tim meraih kemenangan dengan skor 4-2 atas SBM Martapura.

Ketua Askab PSSI Banjar, Gusti Abdurrahman, menilai kualitas pertandingan final menunjukkan perkembangan positif pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Banjar.

Lebih lanjut menurutnya, kompetisi seperti Piala Soeratin menjadi wadah penting untuk membentuk karakter. Termasuk juga mental bertanding, dan kemampuan teknis para pemain muda.

“Kualitas pertandingan final sangat baik. Ini menunjukkan pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Banjar terus berkembang. Kami berharap tim yang mewakili Banjar bisa tampil maksimal di tingkat provinsi,” ujar Gusti Abdurrahman.

Sementara itu, pada partai final kategori U-13, SBM Martapura juga harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah tipis 0-1 dari Sinar Muda.

Di sisi lain, SSB Batuah untuk kategori U-15 dan Sinar Muda untuk kategori U-13 resmi menjadi wakil Kabupaten Banjar pada ajang Piala Soeratin tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang bakal bergulir pada 10 Agustus 2026.

Baca juga  Pasca Libur Lebaran dan Nyepi, Layanan Kantor PTAM Intan Banjar Kembali Normal

Penulis/Reporter: Sairi