fokus6.net, BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) meresmikan Migrant Center perguruan tinggi pertama di Kalimantan. Kehadiran pusat layanan tersebut membuka akses bagi mahasiswa dan lulusan ULM untuk mempersiapkan karier sekaligus meraih peluang kerja di luar negeri secara aman, legal, dan profesional.

Peresmian Migrant Center berlangsung bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman serta perjanjian kerja sama antara ULM dan Kementerian P2MI. Menteri P2MI, Mukhtarudin, meresmikan langsung fasilitas tersebut sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi.

Melalui Migrant Center, mahasiswa dan alumni dapat memperoleh berbagai layanan, mulai dari informasi peluang kerja internasional, peningkatan kompetensi, pendampingan, hingga fasilitasi penempatan kerja di luar negeri sesuai kebutuhan pasar global.

Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Ahmad Alim Bachri, mengatakan kehadiran Migrant Center menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan lulusan menghadapi persaingan kerja di tingkat internasional.

“Melalui Migrant Center ini, kami ingin menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing global. Mahasiswa tidak hanya memperoleh informasi. Namun juga pendampingan agar mampu bekerja di luar negeri sesuai kompetensi yang dimiliki,” ujar Ahmad Alim Bachri.

Universitas Lambung Mangkurat Gandeng Kementerian P2MI

Sementara itu, Menteri P2MI Mukhtarudin menegaskan pemerintah terus mengubah paradigma mengenai pekerja migran Indonesia. Menurutnya, pekerja migran saat ini tidak lagi identik dengan sektor informal. Melainkan semakin banyak mengisi sektor formal dan profesional di berbagai negara.

“Migrant Center menjadi jembatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk bekerja secara legal, aman, dan profesional. Kami ingin semakin banyak tenaga kerja Indonesia mengisi sektor formal sesuai keahlian mereka,” kata Mukhtarudin.

Selain meresmikan Migrant Center, Mukhtarudin juga memberikan kuliah umum kepada mahasiswa mengenai peluang kerja internasional. Lalu soal pengembangan kompetensi, serta pentingnya perlindungan bagi pekerja migran Indonesia.

Baca juga  Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan Resmi Sandang Gelar Doktor Ilmu Hukum, Lulus Cumlaude di ULM

Karena itu, ULM berharap Migrant Center mampu menjadi pintu masuk bagi lulusan untuk mengembangkan karier di pasar kerja global.

Di sisi lain, kolaborasi tersebut juga harapannya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kalimantan. Sehingga mampu bersaing di tingkat internasional dengan tetap mengedepankan aspek perlindungan hukum.

Penulis/Reporter: Berland