fokus6.net, BANJARMASIN – Rencana aksi demonstrasi buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin akhirnya batal. Keputusan itu muncul setelah KSOP memastikan penerapan aturan bongkar muat pada kegiatan ship to ship transfer (STS) sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) Kalimantan Selatan berencana menggelar aksi unjuk rasa. Mereka menuntut penerapan regulasi yang mengatur keterlibatan TKBM dalam kegiatan bongkar muat di perairan.

Namun, setelah rapat koordinasi bersama berbagai pihak, KSOP Kelas I Banjarmasin mengambil langkah yang menjawab tuntutan para buruh. Karena itu, FSPTI Kalimantan Selatan memutuskan menunda sekaligus membatalkan aksi demonstrasi.

Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, menegaskan setiap pengajuan rencana kegiatan bongkar muat kini wajib melampirkan Surat Perintah Kerja (SPK) dari TKBM. Selain itu, KSOP tidak akan memproses pengajuan yang belum memenuhi persyaratan tersebut.

“Setiap pengajuan kegiatan bongkar muat harus dilengkapi Surat Perintah Kerja dari TKBM. Oleh karena itu, kami tidak akan memproses pengajuan yang tidak memenuhi ketentuan,” ujar Heri Purwanto.

Sementara itu, Ketua DPD FSPTI Kalimantan Selatan, M. Sahdan Banna, menyambut baik keputusan KSOP tersebut. Menurutnya, buruh TKBM hanya meminta seluruh pihak menjalankan aturan yang sudah berlaku.

“Kami tidak meminta hal lain. Kami hanya ingin regulasi yang ada dijalankan sesuai ketentuan. Karena itu, kami mengapresiasi langkah KSOP,” kata Sahdan Banna.

Selain itu, Ketua TKBM Samudera Nusantara, Muhammad Noor, berharap kebijakan tersebut benar-benar berjalan di lapangan. Bahkan, pihaknya siap melakukan pengawasan terhadap aktivitas floating crane untuk memastikan pelaksanaan aturan berlangsung konsisten.

“Kami akan ikut mengawasi penerapan aturan ini. Dengan demikian, seluruh kegiatan bongkar muat dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Muhammad Noor.

Baca juga  CCTV Rekam Penembakan Suami Anggota DPRD Jateng

Penulis/Reporter: Ahmad Fauzie