fokus6.net, BANJARBARU – Polda Kalimantan Selatan mengangkat seni budaya Banua ke panggung perayaan Hari Bhayangkara ke-80 melalui Festival Seni Budaya Madihin dan Hadrah di Lapangan Murjani Banjarbaru, Minggu (21/6/2026).

Festival yang berlangsung bertepatan dengan Car Free Day (CFD) itu menarik perhatian warga yang memadati kawasan pusat kota. Selain menyaksikan perlombaan, masyarakat juga menikmati berbagai hiburan budaya yang panitia siapkan.

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, mengatakan festival tersebut menjadi bagian dari upaya Polri menjaga sekaligus memperkenalkan warisan budaya daerah kepada generasi muda.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup melalui wacana. Karena itu, Polri menghadirkan ruang bagi seniman dan masyarakat untuk menampilkan kesenian tradisional secara langsung di ruang publik.

“Kita ingin melestarikan seni budaya yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan sehingga budaya daerah ini tetap generasi muda cintai,” ujarnya.

Festival Seni Budaya Polda Kalsel melibatkan 274 peserta dari unsur Polri dan masyarakat.

Panitia mencatat lomba Madihin diikuti 36 peserta yang tergabung dalam 20 tim. Sebanyak 13 tim berasal dari jajaran Polres, sedangkan tujuh tim lainnya berasal dari masyarakat umum.

Hari Bhayangkara ke-80 Juga Hadirkan Lomba Hadrah

Sementara itu, lomba Hadrah menghadirkan 238 peserta yang tergabung dalam 14 kelompok. Satu grup berasal dari unsur Polri, sedangkan 13 grup lainnya berasal dari masyarakat.

Selain menjadi ajang kompetisi, festival tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan Polri dan masyarakat melalui pendekatan budaya.

Karena itu, Polda Kalsel sengaja memilih Lapangan Murjani sebagai lokasi kegiatan. Dengan demikian, masyarakat yang sedang berolahraga maupun beraktivitas saat CFD dapat ikut menikmati seluruh rangkaian acara.

Tak hanya itu, panitia juga menyediakan makanan dan minuman gratis bagi warga yang hadir di lokasi festival.

Baca juga  Jalan Desa Biih Rusak Parah Diduga Dampak Angkutan Batu Bara

Melihat tingginya antusiasme peserta dan pengunjung, Kapolda Kalsel berencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda tahunan dengan cakupan seni budaya yang lebih luas.

“Ini pertama kali kami laksanakan. Insya Allah tahun berikutnya akan lebih meriah dan menghadirkan lebih banyak seni budaya yang ada di Kalimantan Selatan,” katanya.

Selain memperoleh trofi dan penghargaan, para pemenang lomba Madihin dan Hadrah juga akan tampil dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 mendatang.