BANJARBARU, fokus6.net — PT Merge Mining Industri (MMI) bergerak cepat melakukan penanganan dan perbaikan pada salah satu struktur retaining wall (dinding penahan tanah). Kerusakan tersebut akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan hasil evaluasi awal tim teknis di lapangan, tingginya curah hujan secara terus-menerus memicu peningkatan massa tanah secara signifikan. Kondisi ini memperberat beban jenuh air sehingga mengurangi daya dukung tanah (bearing capacity) secara drastis. Hingga akhirnya menekan dan merusak struktur dinding penahan.

HSE PT Merge Mining Industri (MMI), Suhandi, menegaskan bahwa keselamatan kerja dan kestabilan menjadi prioritas utama perusahaan saat ini. Pihaknya memastikan penanganan darurat dan perbaikan permanen sedang berjalan simultan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

“Kami sudah melakukan penanganan dan perbaikan intensif pada retaining wall yang terdampak,” ujar Suhandi saat memberikan keterangan resmi pada Selasa (02/06/2026).

PT MMI berkomitmen menyelesaikan proses perbaikan dan penguatan sesuai standar teknis dan keselamatan kerja yang berlaku.

Editor: Mada Al Madani

Baca juga  Banjir Kabupaten Banjar Rendam 190 Sekolah, Ratusan Ribu Siswa Terpaksa Belajar Jarak Jauh